Blogging Tips, Entertainment and Kpop


2019-03-30

Bolehkah Memposting Ulang Konten Blog di situs lain? Ini Jawabannya

Kamu mungkin menghabiskan berjam-jam, bahkan berhari-hari untuk menulis posting blog yang bagus. Setelah selesai menulis, hal yang kamu inginkan adalah agar post tersebut bisa dilihat oleh banyak orang.

Posting ulang post bolehkah

Jadi, apa yang kamu lakukan untuk memastikan post yang telah dibuat bisa dilihat banyak orang? Kamu membaginya di media sosial seperti grup facebook atau mungkin meng-copy post untuk di publish di blogmu yang lain seperti medium, wordpress, atau guest post di situs lain dan semacamnya.

Yang menjadi pertanyaan adalah: haruskah kamu melakukan ini? Apakah memposting ulang konten akan merugikan SEO atau malah membuatmu mendapat lebih banyak pengunjung?

Me repost ulang dapat merusak SEO, jika melakukan kesalahan

Saya googling di internet dan menemukan sebuah post yang menunjukan hasil dari eksperimen merepost atau mempublish ulang konten yang sama ke situs atau blog lain. Jadi mungkin ini bisa menjawab pertanyaan diatas. Quicksprout

Di KISSmetrics, mereka membiarkan orang lain memposting ulang posting blog mereka. Mereka bereksperimen agar mendorong orang untuk mempublish konten yang sama persis di situs-situs seperti Entrepreneur.com dan Search Engine Journal.

Ketika mereka pertama kali mulai melakukan ini, mereka melihat peningkatan lalu lintas rujukan sekitar 9.492 pengunjung per bulan, dan lalu lintas pencarian mereka tetap konsisten. Hingga pada akhirnya Google meluncurkan pembaruan Google Panda, dan inilah yang terjadi pada lalu lintas mereka:


Mereka kehilangan 225.418 pengunjung setiap bulan. Lebih spesifik lagi, mereka kehilangan 225.418 pengunjung dari Google setiap bulan.

Akhirnya, mereka pulih dari penalti, tetapi pengunjung dari mesin pencari masih tidak setinggi dulu.

Apa yang dapat kita pelajari adalah bahwa memposting ulang konten di situs tidak baik untuk hasil SERP blog kita. Dan bahkan, walaupun jika kamu mempublikasikannya pertama kali di blogmu dan meminta mereka yang me-republish atau copas post kita dengan menautkannya kembali (backlink), dapat menyebabkan penalti duplikat konten.

Baca juga:


Jika kamu sudah terlanjur melakukan hal diatas yaitu mempublish ulang post kalian di situs lain. Kamu harus memperbaiki masalah yang akan berujung penalti ini, dengan membuat situs atau blog keduamu menggunakan rel=canonical.

Codenya kurang lebih seperti ini:

<link rel="canonical" href="https://undilife.com/seo-on-page/" />

Kamu bisa letakan kode di atas dia antara kode <head> .... </head>. Ganti url sesuai url konten

Dengan menggunakan kode ini, blog atau situs keduamu memberi tahu Google untuk memberikan semua kredit untuk halaman itu ke blog pertamamu dan tidak mengindeks halaman blog ke dua dalam hasil pencarian Google.

Jadi, jika kamu akan memposting ulang, pastikan situs yang akan kamu posting ulang menggunakan rel=canonical.

Situs seperti apa yang bisa kamu posting ulang?

Seperti yang saya sebutkan di atas, kamu hanya bisa mempublikasikan konten di situs yang bersedia menggunakan rel=canoniacal. Sebagian besar situs besar seperti Medium tidak memberimu kendali penuh.

Itu berarti ketika kamu menerbitkan ulang konten di situs-situs tersebut, bahkan jika kamu menautkan kembali ke artikel asli, pada akhirnya kamu akan terkena hukuman. Dalam hal ini, kamu memiliki beberapa opsi:

1. Tulis ulang konten
Kamu dapat menulis ulang posting blogmu dan kemudian mempublikasikannya di situs-situs besar sehingga konten tidak duplikat.

2. Bicaralah dengan pemilik situs
tidak ada salahnya meminta mereka untuk menambahkan rel=canonical. Secara kamu adalah pemegang dan pembuat artikel asli itu.

3. Posting konten hanya di situs lain
kadang-kadang yang terbaik adalah mempublikasikan posting berkualitas tinggi mu di situs orang lain dan bukan milikmu. Kamu akan mendapatkan branding dan backlink. Dalam kebanyakan kasus, situs-situs besar menginginkan eksklusivitas, sehingga kamu tidak akan boleh menggunakan kembali konten tersebut di blogmu atau blog orang lain.

Mempublish ulang konten dalam berbagai bahasa


Tidak salah jika kamu mempublish ulang postmu dengan bahasa lain, entah itu bahasa inggris atau bahasa lain yang kamu kuasai. Karena Google tidak atau belum menganggap konten tersebut adalah duplikat konten.

Lebih bagus lagi jika kalian tidak hanya mentranslate saja, tapi sekaligus menggunakan gaya bahasamu sendiri. Karena mungkin saja suatu saat google akan mengenali duplikat konten dalam berbagai bahasa. 🤔

Karena konten yang diterjemahkan oleh manusia akan berbeda denga konten yang diterjemahkan oleh komputer. Yang berarti itu tidak akan sama persis dengan aslinya dan dengan demikian tidak akan dianggap duplikat.

Selain terhindar dari duplikat konten, kamu juga bisa mendapat pembaca baru dengan bahasa yang mereka gunakan. Tapi tetap saja jika itu bukan konten aslimu, masukan kredit link sebagai resource.

Jangan memposting ulang sebagian dari posting blogmu


Mengcopy ulang paragraf pertama dari posting blogmu baik-baik saja, tetapi ketika kamu mulai mencopy ulang beberapa paragraf atau lebih, kamu bisa mengalami masalah, dan bisa dianggap spam. Pada dasarnya Google sangat suka artikel atau post yang segar, baru, berkualitas dan unik. Bukan kumpulan copy paste.

Kesimpulan
Mengepost ulang konten tidak akan membantumu menghasilkan lebih banyak pengunjung daripada post yang pertama kali kamu publish. DAN STOP COPY PASTE ARTIKEL ORANG LAIN. TITIK


Be First to Post Comment !
Posting Komentar