Lomatia Tasmanica Tanaman berusia 43.600 Tahun

Lomatia Tasmanica Tanaman berusia 43.600 Tahun

Lomatia Tasmanica, atau yang sering dikenal sebagai King's lomatia atau King's Holly, adalah tanaman yang tidak biasa. Tanaman ini menghasilkan bunga, namun tidak menghasilkan buah maupun biji. King's Holly berkembang biak dengan menjatuhkan cabang, dan membiarkan cabang yang jatuh berakar dan tumbuh menjadi tanaman baru.


Lomatia Tasmanica
Foto oleh Natalie Tapson


Tidak mengherankan, semua jenis Lomatia tasmanica yang ada, jumlahnya sampai 300 tanaman, biasanya tanaman ini bisa ditemukan dilahan sempit. Karena reproduksinya vegetatif, yaitu perkembangbiakan tanpa melalui perkawinan dengan cara menggunakan bagian tubuh induknya.. Tanaman ini telah mengkloning dirinya sendiri setidaknya selama 43.600 tahun, dan mungkin hingga 135.000 tahun. Hal ini menjadikan Lomatia tasmanica salah satu tumbuhan tertua yang masih hidup dengan cara kloning.


Lomatia tasmanica pertama kali ditemukan pada tahun 1934 oleh seorang pria berdarah Australia bernama Charles Range saat sedang menambang timah di kaki pegunungan Bathurst Range, Barat daya Tasmania. Karena dirinya adalah seoarang naturalis, Charles langsung mampu mengenali spesies tanaman tersebut dari genus Lomatia. Namun dia tidak menyadari bahwa itu adalah spesies baru, dia juga tidak menduga usianya yang luar biasa.


Pada tahun 1965 Charles menemukan populasi lain dari spesies yang sama sekitar 5 km dari yang pertama. sayangnya, kelompok tanaman asli telah mati. kali ini Charles mengirim stek tanaman ke ahli botani Winifred Curtis dari Universitas Tasmania untuk diidentifikasi. Curtis dapat mengkonfirmasi bahwa itu memang spesies baru Lomatia dan akhirnya dinamai Lomatia Tasmanica.


Pertumbuhan King's holly sangat lambat. Dendrochronology menyebutkan satu batang berumur 240 tahun, yang menandakan tingkat pertumbuhan hanya 0,26 mm per tahun. Pada kecepatan glasial ini, tanaman seperti itu dapat bertahan di lokasi terbatas selama beberapa ratus atau ribuan tahun. Memang, penanggalan karbon dari fragmen daun fosil menghasilkan penanggalan 43.600 tahun. Begitulah lamanya tanaman mengkloning dirinya sendiri, meskipun umur masing-masing tanaman hanya sekitar 300 tahun.


Lomatia tasmanica terancam punah. Hanya ada satu kelompok tumbuhan yang tersisa yang tersebar di sekitar 1,2 kilometer bentang alam. Daerah ini rentan terhadap kebakaran dan ancaman alam lainnya, sehingga mulai tahun 1990-an, Tasmania memulai upaya untuk mengembangkan populasi Lomatia lainnya di lingkungan yang terkendali. Tetapi upaya untuk membudidayakan tanaman itu sebagian besar gagal.

Foto oleh Natalie Tapson



Kerapuhan Lomatia tasmanica mengejutkan karena telah menyebar selama ribuan tahun. Tapson dan rekan-rekan ahli botaninya sekarang mencoba mencangkokkan tanaman Kings Holly ke akar spesies tanaman yang sama. Tapson berkata, “Dengan meletakkannya di batang akar yang berbeda, diharapkan saat Anda menanamnya atau memindahkannya, Anda tidak akan kehilangan itu karena akarnya lebih kuat.” King's holly sangat halus sehingga spesimen tanaman di Royal Tasmanian Botanical Gardens tidak dipajang untuk umum.
Bermartabat Dengan Busana Muslim (Materi Kelas X)

Bermartabat Dengan Busana Muslim (Materi Kelas X)

Pengertian Busana muslim - Busana muslim adalah busana atau pakaian yang seharusnya dikenakan oleh umat Islam, baik itu wanita (muslimah) ataupun laki-laki (muslim) dalam setiap aktivitas sehari-hari, baik kegiatan resmi maupun santai, seperti rekreasi, jalan sehat, aktivitifas sehari-hari. Artinya bahwa selama ini ada anggapan bahwa busana muslim hanya dipakai ketika menghadiri majelis taklim, majelis zikir, hari besar keagamaan, seperti Idulfitri, Iduladha, memperingati hari-hari besar Islam atau ketika pergi ke masjid atau mushala.


Adapun syarat busana atau berpakaian muslim adalah sebagai berikut


Menutupi aurat

Aurat secara makna adalah bagian tubuh yang haram dilihat, karena itu harus ditutupi. Menurut Islam, aurat bagi wanita adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan berdasar pada firman Allah Q.S. al-Ahzab/33:59 yang artinya:


“Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.”


Kata “mengulurkan” dalam ayat ini, ditafsirkan dengan menutupi seluruh tubuh. Jilbab dapat diartikan sebagai selendang yang menutupi kepala sampai leher dan dada.


Pakaian yang tidak mengundang syahwat

Busana atau pakaian yang dikenakan boleh sebagai hiasan, tetapi bukan sebagai alat mengundang perhatian lawan jenis. Jadi, hakikat berbusana adalah menutup aurat dan melindungi seseorang dari cuaca panas dan dingin meskipun tidak melupakan unsur keindahan.


Tidak transparan

Bahan yang dipakai berbusana adalah tidak boleh transparan atau tembus pandang karena fungsi berpakaian dalam Islam adalah untuk menutup aurat. Rasulullah Saw. bersabda, yang artinya: “Ada dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku lihat: satu kaum mencambuk orang-orang dengan cambuk seperti ekor sapi, dan satu golongan kaum wanita yang berpakaian, tetapi telanjang, memberitahukan (memperlihatkan) kepada orang lain perilaku mereka yang tercela, menyimpang dari ketaatan kepada Allah, serta dari apa yang wajib mereka jaga, rambut mereka itu laksana punuk unta yang berjalan miring. Mereka tidak masuk surga dan tidak akan mencium aromanya, padahal semerbak surga bisa tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian” (H.R. Muslim)


Harus longgar dan tidak ketat sehingga tidak memperlihatkan lekukan tubuh yang ditutupi. Sebagaimana penjelasan hadis berikut ini. Rasulullah Saw. memberiku baju Quthbiyyah yang tipis, hadiah dari Al-Kalbi kepada beliau. Baju itu pun aku pakaikan kepada istriku. Nabi Saw bertanya kepadaku: Mengapa kamu tidak mengenakan baju Quthbiyyah?” Aku menjawab: “Aku pakaikan baju itu untuk istriku.” Nabi Saw lalu bersabda: “Perintahkan ia agar mengenakan baju dalam di balik Quthbiyyah itu, karena aku khawatir baju itu masih bisa menggambarkan bentuk tubuhnya.” (H.R. al-Baihaqi, Ahmad, Abu Dawud dan Adh-Dhiya)


Tidak diberi wewangian atau parfum yang baunya sangat mencolok, khususnya bagi wanita, karena perbuatan tersebut dapat mengundang perhatian


Tidak menyerupai laki-laki atau sebaliknya Busana atau pakaian serta hiasan yang dikenakan oleh laki-laki tidak menyerupai pakaian atau hiasan yang biasa dikenakan oleh wanita. Begitu juga sebaliknya, wanita tidak boleh menyerupai pakaian dan hiasan yang dipakai laki-laki.


Bukan busana atau pakaian syuhrah

Pakaian syuhrah merupakain pakaian yang dikenakan dalam rangka untuk mencari sensasi sehingga tenar dan pemakainya dikenal orang.


Bukan untuk tabarruj Tabarruj adalah memperlihatkan hiasan dan keindahan dirinya, serta apapun yang wajib ditutupi agar tidak mengundang fitnah.


Bukan kain sutra bagi laki-laki

Telah ditetapkan dalam hadis Nabi Muhammad Saw. bahwasanya untuk laki-laki haram hukumnya memakai pakaian dari kain sutra.


“Boleh bagi wanita dari umatku dan haram bagi pria dari umatku.” (H.R. Tirmidzi, Nasa’i, dan Abu Dawud).


berbusana muslim materi agama


Mengambil Pelajaran dari Peradaban Islam (Materi PAI Kelas XI)

Mengambil Pelajaran dari Peradaban Islam (Materi PAI Kelas XI)

Peradaban Islam - Islam dimulai dari seorang diri, yakni Nabi Muhammad Saw. Lalu atas keberhasilan dakwah yang dilakukan oleh beliau, baik pada periode Makkah maupun Madinah, Islam menyebar ke seluruh Jazirah Arab, selajutnya Islam berkembang dengan pesat ke penjuru dunia atas peran para sahabat dan generasi sesudahnya.


Sekitar tahun 610 M, risalah Islam dimulai yang merupakan kelanjutan dan penyempurna dari risalah sebelumnya, yakni saat Muhammad Saw. diangkat sebagai Rasul yang ditandai adanya penerimaan wahyu pertama, yakni: Q.S. al-‘Alaq/96: 1-5 yang diawali dengan kata iqra’ yang berarti bacalah.



Selanjutnya, Risalah Islam (dalam makna kepemimpinan, bukan kenabian) diteruskan oleh Khulafaur Rasyidin, mulai Abu Bakar ash-Shiddiq (11-13 H), Umar bin Khattab (13-24 H), Utsman bin ‘A an (24-36 H) sampai Ali bin Thalib (36-41 H), semuanya terentang dalam kurun 11-41 H/633-660 M. Dilanjutkan oleh Daulah Umayyah (661- 750 M) dan Daulah Abbasiyah (750-1258 M).


Perkembangan Islam mencapai puncak kejayaan, terjadi di masa Khalifah Abdur Rahman ad-Dakhil (756 M-785 M) pada masa Daulah Umayyah, dan Khalifah Harun Ar-Rasyid (786 M-809 M) pada masa Daulah Abbasiyah, misalnya yang ditandai dengan pendirian Darul Hikmah atau Akademi Ilmu Pengetahuan pertama di dunia, yang terdiri dari perpustakaan, pusat pemerintahan, observatorium bintang, dan Universitas Darul Ulum.


Pada masa itu, hanya ada 2 (dua) negara superpower dunia atau memiliki keunggulan yang memengaruhi dunia, yakni: di Barat berkedudukan di Cordova (Spanyol) dan Timur berkedudukan di Baghdad (Irak). Kekuasaan Daulah Umayyah menguasai Damsyik (Syiria) tahun 629 M, Syam dan Irak tahun 637 M, Mesir sampai Maroko tahun 645 M, Persia tahun 646 M, Samarkand tahun 680 M, seluruh Andalusia (Spanyol) tahun 719 M, dan akhirnya tertahan di Poiteier pada tahun 732 M dalam usahanya memperluas pengaruhnya ke Prancis.


Kedua negara Islam itu (Cordova dan Baghdad), samasama negara yang berlandaskan ajaran Islam, mampu menjulang ke angkasa membawa kibar kebesaran, menorehkan tinta emas peradaban Islam, kemakmuran dan kesejahteraan, martabat Islam mampu mengungguli peradaban lain (negara Eropa Barat pada masa itu masih tenggelam dalam kegelapan yang dikenal dengan Dark Ages), sekaligus menyelesaikan berbagai problematika yang terjadi pada saat itu.


Belum pernah sejarah menorehkan reputasi seperti itu, terkecuali Islam. Disebabkan peran seperti itu, umat Islam pernah berjaya di bidang peradaban dan ilmu pengetahuan selama lebih kurang 7 abad (antara abad VII s.d. XIII). Kejayaan tersebut membuahkan pusat-pusat keunggulan baik di bidang pendidikan, peribadatan, perekonomian, pertanian, kedokteran, dan lain-lain.


Semua hasil yang dicapai umat Islam ketika itu tercatat dalam lembaran sejarah dunia sampai saat ini, dan jejak-jejaknya dapat dilihat dan dinikmati oleh umat lain, bahkan hasil yang dicapai bangsa Barat (Amerika Utara dan Eropa Barat saat ini), tidak lepas dari sumbangan besar umat Islam.


Faktor Pendorong Kemajuan Islam


Faktor Internal

1. Sejak abad ke-9 M, di negeri-negeri muslim telah tumbuh pusat-pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan, misalnya Madinah, Makkah, Baghdad, Damaskus, Kufah, Cordova, dan Isfahan.


2. Umat Islam sangat konsisten dan istiqamah kepada Islam, sebagai hasil dari proses telaah dan kajian yang mendalam sehingga menemukan substansi Islam yang mendorong kemajuan dan menjadi umat yang terbaik.


3. Motivasi ajaran Islam agar umatnya unggul, maju, dan berkualitas dalam segala aspek kehidupan. Sebaliknya, menghindari martabat hidup yang tertinggal dan terpuruk, apalagi menjadi beban pihak lain.


4. Ajaran Islam yang membawa keseimbangan antara capaian lahir dan batin, serta kesuksesan duniawi dan ukhrawi.


5. Adanya kebebasan berpikir dan mengemukakan pendapat yang dijamin oleh aturan yang berlaku, meskipun ada juga yang berbeda dengan pendapat umum, tetapi tetap menghargai pendapat yang cerdas dan brilian.


6. Adanya khalifah, ‘amir, raja-raja muslim, menteri-menteri berpengaruh yang memberikan dorongan dengan dana berlimpah bagi perkembangan kemajuan Islam.


7. Misi Islam yang membawa rahmat bagi semesta alam.


Faktor Eksternal

1. Adanya hubungan yang dinamis antara kebudayaan Arab (Islam) dengan kebudayaan lain yang telah maju sebelum datangnya ajaran Islam, misalnya Mesir, Babylonia, Yunani, India, dan Persia.

2. Terbongkarnya rahasia pembuatan kertas di China melalui para tawanan yang ditangkap di Samarkand, yang setelah dipelajari berulang-ulang, akhirnya orang-orang muslim pun mampu membuatnya, bahkan pabrik kertas di Baghdad menjadi pabrik kertas pertama terbesar di dunia Islam.

3. Berpindahnya para ilmuwan dari orang non-Arab (Persia, Yunani dll) ke Baghdad untuk menerjemahkan buku-buku ke dalam Bahasa Arab.

4. Penguasa (khalifah) memberikan peluang kepada orangorang non-Arab (kaum Mawali) untuk menduduki jabatanjabatan penting di pemerintahan.

5. Kemajuan ekonomi yang dibarengi dengan munculnya industri-industri dan perdagangan yang merambah ke berbagai wilayah, sehingga berakibat meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

6. Stabilitas politik dan keamanan yang kondusif.



Tumbuh dan Berkembang Beragam Ilmu


Filsafat Islam

Filsafat Islam adalah sistem berpikir tentang hakikat segala sesuatu berdasarkan ajaran Islam yang teruang di dalam al-Qur'an dan Hadits.


tujuan islam mengajarkan berpikir filsafat agar setiap muslim memiliki wawasan yang luas, menyeluruh, teratur dan terpadu. selalu bertanya dan dapat menghargai pendapat orang lain dan tidak cepat puas terhadap prestasi yang telah dibuat.


Sebagai induk ilmu pengetahuan, tentu filsafat memengaruhi ilmu-ilmu lain, sehingga semua ilmu membutuhkan cara berpikir filsafat, tidak terkecuali ilmu-ilmu ke-Islaman seperti Fiqh, Ilmu Tauhid, Tafsir dan lain-lain. Apalagi ajaran Islam lebih banyak bersifat global, yang tentunya membutuhkan pemikiran mendalam dan lebih terperinci, sekaligus memfungsikan akal pikiran dalam mencapai solusi problematika dunia.


Beberapa Tokoh Filsafat Islam (Filsuf) Ada 4 (empat) tokoh filsuf muslim yang sangat berjasa dalam pengembangan Filsafat Islam, yaitu: Al-Kindi, Al-Farabi, Ibnu Sina, Ibnu Rusyd. Keempatnya berhasil menggabungkan gagasan Aristotelis dan Plato dengan gagasan-gagasan lainnya yang diperkenalkan melalui Islam dengan beragam karya yang disusunnya.


Selanjutnya, karya-karya mereka yang berbahasa Arab diterjemahkan ke dalam bahasa Latin sehingga ikut membantu perkembangan filsafat Eropa modern. Hasil dari penerjemahan dan dialektika zaman memunculkan filsuf non-Muslim, misalnya Filsuf Yahudi bernama Moses Maimonides yang tinggal di Andalusia (Spanyol).


Ilmu Fiqh

Fiqh menurut bahasa berarti tahu dan faham, jadi maksudnya ilmu yang mempelajari aturan syariat Islam yang diperoleh dari dalil yang terperinci. Melalui ilmu ini terwujud sistem hukum yang lebih sistemik dan terperinci, di antaranya dihasilkan hukum yang 5 (lima), yaitu: wajib, sunnah, makruh, haram, dan mubah.


Manfaat Ilmu Fiqh antara lain Menuntun, membimbing, dan mengatur kehidupan manusia agar menjadi tertib dan teratur. Memudahkan manusia dalam menjalani kehidupan sehariharinya. Tercapainya pribadi muslim yang baik, lalu menyebar ke keluarga, yang pada akhirnya membuahkan tatanan masyarakat dan bangsa yang baik.



Beberapa Tokoh Ilmu Fiqh (Fuqaha’)

Imam Hanafi , nama lengkapnya adalah Abu Hanifah anNu’man bin Tsabit, rentang hidupnya dimulai tahun 70--150 H/699--767 M, dikenal dengan Mazhab Hanafi . Mazhab ini berpengaruh di wilayah Turki, Pakistan, Yordania, Libanon, dan Afghanistan.


Imam Malik, nama lengkapnya adalah Malik bin Anas alAshabi, rentang hidupnya dimulai tahun 93-179 H/715-795 M, dikenal dengan Mazhab Maliki. Mazhab ini berpengaruh di wilayah Maroko, Aljazair, Tunisia, Bagian Utara Mesir, Bahrain, dan Kuwait.


Imam Syafi’i, nama lengkapnya adalah Muhammad bin Idris asy-Syafi ’i, rentang hidupnya dimulai tahun 150-204 H/767--820 M, dikenal dengan Mazhab Syafi ’i. Mazhab ini berpengaruh di wilayah Bagian Selatan Mesir, Jazirah Arab, Palestina, Yordania, Syiria, Afrika Timur, Indonesia, dan Malaysia.


Imam Hambali, nama lengkapnya adalah Ahmad bin Hambal, rentang hidupnya dimulai tahun 164--241 H/780-855 M, dikenal dengan Mazhab Hambali. Mazhab ini berpengaruh di wilayah Saudi Arabia, Qatar, dan Oman.



Ilmu Tasawuf

Ilmu Tasawuf adalah  Ilmu yang membahas mengenai tata cara pencucian diri dari segala sifat tercela sehingga dapat berhubungan sedekat mungkin dengan Allah Swt.


Ajaran Islam yang berupaya melihat segala amal secara batin, isi, dan substansi. Tidak berhenti hanya di sisi lahir dan formal saja, tetapi ditelaah juga dari apa manfaat, faedah, hikmah, dan tujuan di balik amal ibadah yang dilakukan.


Banyak ilmuan yang mengakui peran besar ilmu tasawuf dalam perkembangan Islam di berbagai penjuru dunia. Tasawuf mengedepankan kasih sayang, toleransi, kerendahan hati, cinta dalam makna yang luas. Itulah sebabnya banyak orang tidak terkecuali non muslim, menyukai ajaran tasawuf. oleh setiap muslim.


Bagi yang ingin menempuh jalan tasawuf, harus menempuh latihan dan tahap-tahap tertentu yang dipandu dan dibimbing oleh mursyid (guru tasawuf), yaitu sebagai berikut:

a. Bertobat;

b. Tazkiyatun al-Nafs: upaya membersihkan hati dengan cara mengendalikan nafsu dan ego pribadi, agar dapat semakin dekat dengan Allah Swt.

c. Zuhud (menjauhi pengaruh dunia);

d. Wara’ (menghindari dari yang haram dan syubhat); dan

e. Sabar, tawakal, qana’ah dan ridha atas ketentuan Allah Swt.


Rabi’ah al-Adawiyah, Abu Yazid al-Busthami, Abdul Farid Zunnun al-Misri, al-Hallaj, dan Imam al-Ghazali. Sementara, tokoh tarekat yang terkenal yang jalan tarekatnya diikuti oleh banyak kalangan muslim, antara lain: Tarekat Qadiriyah yang didirikan oleh Syekh Abdul Qadir Jailani, dan Tarekat Naqsabandiyah oleh Bahauddin Naqsabandi dari Bukhara (Asia Tengah) pada tahun 1390 M.



Ilmu Kedokteran

Embrio tentang ilmu kedokteran sudah diterapkan Rasulullah Saw. pada abad ke-7, misalnya konsep tentang karantina dengan memperingatkan supaya hati-hati ketika memasuki atau meninggalkan suatu daerah yang terkena wabah penyakit.


Sejak abad ke-10, dokter-dokter muslim sudah berinovasi dengan mengisolasi individu-individu penderita penyakit dan mengasingkannya ke arah utara. Sementara, fakultas kedokteran di dunia muslim, pertama kali didirikan oleh Jurjis ibnu Naubakht. Sedangkan konsep karantina yang dikembangkan di Venice, Italia pada tahun 1403 bukanlah yang pertama di dunia.


Ilmu Kedokteran adalah ilmu yang membahas tata cara memelihara tubuh agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik, serta tata cara penanggulangan, pencegahan sekaligus penyembuhan penyakit dengan cara alkohol terapi atau cara lainnya.


Cara alkhol terapi tersebut dapat kita telaah dari dokterdokter muslim dan ahli bedahnya sejak abad ke-10, sudah menggunakan alkohol sebagai pencegah infeksi ketika membersihkan luka-luka. Jadi, pencegahan infeksi yang dilakukan oleh ahli bedah dari Inggris, seperti Joseph Lister pada tahun 1865 bukanlah yang pertama.



Ilmu Sejarah

Ilmu Sejarah adalah Ilmu yang mempelajari tentang berbagai peristiwa masa lampau yang meliputi waktu, tempat, pelaku, sebabsebabnya, yang disusun secara sistematik.


Beberapa Tokoh Sejarah: Ath-Thabari (839-923 M), Ibnu Qutaibah (828-889 M), Ibnu Khaldun (1332--1406 M), dan lain sebagainya.



Ilmu Geografi

Ilmu Geografi adalah Ilmu yang mempelajari perihal keadaan suatu daerah dengan segala ke khasannya. salah satu manfaat dari ilmu geografi kita dapat mengenal potensi sumber daya alam yang dapat dieksplorasi, sekaligus menggugah ketakjuban akan keagungan Sang Pencipta Allah Swt. yang wajib disyukuri. untuk kemaslahatan bersama.



Ilmu Kesenian

seni adalah ungkapan jiwa yang paling dalam sehingga menimbulkan suasana yang menyenangkan dan mencerahkan. Manfaatnya bisa memberikan semangat dalam kehidupan untuk mencapai suasana yang menyenangkan.


Baca juga: Pusat-pusat Peradaban Islam Pada Abad Pertengahan

 Makna Berimana Kepada Malaikat (Iman Kepada Malaikat PAI Kelas X)

Makna Berimana Kepada Malaikat (Iman Kepada Malaikat PAI Kelas X)

Iman Kepada Malaikat - Kualitas iman seseorang dapat dilihat dari sejauh mana ketaatannya kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya. Untuk dapat melaksanakan ketaatan kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya dibutuhkan pemahaman terhadap ajaran Islam. Dari sini dapat dikatakan bahwa iman dan ilmu saling berkaitan dan mutlak adanya. Keimanan seseorang akan lebih mantap jika didasari dengan ilmu. Orang berilmu akan terhindar dari sifat sombong dan sifat tercela lainnya apabila ada iman di hatinya.


Keimanan akan menjadi energi pendorong untuk menuntut ilmu sehingga orang beriman dan berilmu menempati derajat tinggi dihadapan Allah Swt. Keimanan yang dibarengi dengan ilmu akan membuahkan amal saleh. Dari penjelasan itu dapat disimpulkan bahwa keimanan, ilmu dan amal saleh merupakan modal untuk mencapai kehidupan bahagia di dunia hingga akhirat.

Beriman kepada malaikat


Keimanan akan tumbuh dan berkembang bila syariat Islam dilaksanakan dengan sepenuh hati. Enam rukun iman, salah satunya adalah iman kepada malaikat-malaikat Allah Swt. harus diamalkan dengan sepenuhnya guna memperoleh kesempurnaan iman.


Makna Beriman kepada Malaikat

Kata malaikat berasal dari bahasa Arab malak, jamaknya malaa’ikah. Kata malak berasal dari akar kata ‘alk atau ‘aluka yang artinya ‘risalah atau mengemban amanat’. Iman kepada malaikat memiliki empat unsur, yaitu:


Mengimani wujud dan penciptaan malaikat

Malaikat merupakan makhluk Allah Swt yang berasal dari alam gaib, yang tercipta dari cahaya atau nur, seperti sabda Rasulullah Saw.


Dari Aisyah r.a. Berkata Rasulullah Saw. bersabda: “Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api yang menyala-nyala dan Adam diciptakan dari sesuatu yang telah disebutkan (ciri-cirinya) untuk kalian”. (H.R. Muslim)


Perihal wujudnya, al-Qur’an menjelaskan dalam Q.S. Fathir/35: 1 yang berbunyi:


الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلاً أُولِي أَجْنِحَةٍ مَّثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ -١- 


Artinya: ”Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”


Dengan sayap-sayapnya tersebut, setiap malaikat memiliki kecepatan gerak yang luar biasa. Firman Allah Swt. dalam Q.S. al Ma’arij/70: 4 menjelaskan:


تَعْرُجُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ -٤- 


Artinya: “Para malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan, dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun.”


Maksud dari ayat tersebut adalah bahwasanya para malaikat di antaranya malaikat Jibril apabila menghadap Allah Swt., ia memerlukan waktu satu hari, tetapi apabila yang melakukan manusia, maka diperlukan waktu selama lima puluh ribu tahun.


Antara malaikat dan manusia berbeda alam. Oleh karena itu, manusia tidak mampu menangkap wujud malaikat. Namun demikian, atas izin Allah Swt. malaikat dapat menjelma dalam sosok tertentu dan dapat dilihat oleh mereka yang dipilih oleh Allah Swt., yaitu para rasul, seperti dijelaskan dalam Q.S. Hud/11: 69-70 yang berbunyi:


وَلَقَدْ جَاءتْ رُسُلُنَا إِبْرَاهِيمَ بِالْبُـشْرَى قَالُواْ سَلاَماً قَالَ سَلاَمٌ فَمَا لَبِثَ أَن جَاء بِعِجْلٍ حَنِيذٍ -٦٩- فَلَمَّا رَأَى أَيْدِيَهُمْ لاَ تَصِلُ إِلَيْهِ نَكِرَهُمْ وَأَوْجَسَ مِنْهُمْ خِيفَةً قَالُواْ لاَ تَخَفْ إِنَّا أُرْسِلْنَا إِلَى قَوْمِ لُوطٍ -٧٠- 


Artinya: “Dan para utusan Kami (para malaikat) telah datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengucapkan, “Selamat.” Dia (Ibrahim) menjawab, “Selamat (atas kamu).” Maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang.” (69). Maka ketika dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, dia (Ibrahim) mencurigai mereka, dan merasa takut kepada mereka. Mereka (malaikat) berkata, “Jangan takut, sesungguhnya kami diutus kepada kaum Lut.” (70)


Wujud malaikat tidak akan pernah berubah, tidak bertambah tua atau tidak bertambah muda. Kondisi malaikat sampai detik ini masih tetap sama, seperti ketika diciptakan oleh Allah Swt.


Mengimani semua malaikat

Dari sekian banyak malaikat, hanya sedikit sekali yang namanya disebutkan dalam al-Qur’an atau hadis. Setiap orang yang beriman diwajibkan untuk mengimani seluruh keberadaan malaikat, baik yang keberadaannya disebutkan maupun yang tidak disebutkan dalam alQur’an. Ada malaikat yang disebutkan dalam al-Qur’an atau hadis, orang yang beriman wajib mengimaninya secara rinci, dengan malaikat yang tidak disebutkan namanya, cukup mengimaninya secara umum.


إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّي مُمِدُّكُم بِأَلْفٍ مِّنَ الْمَلآئِكَةِ مُرْدِفِينَ -٩- 


Artinya: “(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu, “Sungguh, Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut."


Di antara sekian banyak malaikat, ada sepuluh nama yang dikenal, yaitu sebagai berikut.


Malaiakt Jibril

yaitu malaikat yang mengepalai seluruh malaikat. Nama lain malaikat Jibril adalah Ruhul Amin dan Ruhul Qudus. Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rasul.


Malaikat Mikail

yaitu bertugas membagikan rezeki kepada seluruh makhluk ciptaan Allah Swt.


Malaikat Izrail

yaitu malaikat yang bertugas mencabut nyawa seluruh makhluk Allah Swt.


Malaikat Israfil

yaitu malaikat yang bertugas meniup sangkakala pada saat tiba hari kiamat dan menjelang manusia dibangkitkan dari alam kubur.


Malaikat Raqib

yaitu malaikat yang bertugas mencatat segala ucapan dan perbuatan baik manusia.


Malaikat Atid

yaitu malaikat yang bertugas mencatat segala ucapan dan perbuatan jahat manusia.


Malaikat Munkar dan Nakir

malaikat yang bertugas mengadili manusia di alam barzakh. Kedua malaikat tersebut menanyakan segala sepak terjang si mayat selama hidup di dunia.


Malaikat Ridwan

yaitu malaikat yang bertugas menjaga pintu surga tempat manusia menerima imbalan dari ketaatan dan ketaqwaannya pada Allah Swt.


Malaikat Malik

yaitu malaikat yang bertugas menjaga pintu neraka tempat manusia menerima imbalan dari kedurhakaannya pada Allah Swt.


Mengimani sifat-sifat malaikat

Malaika adalah salah satu ciptaan Allah SWT yang gaib, yaitu tidak bisa dijangkau oleh indera manusia dari semua sisi. Perihal sifat-sifatnya, malaikat merupakan hamba-Nya yang mulia, firman Allah Swt.


"Dan mereka berkata, “Tuhan Yang Maha Pengasih telah menjadikan (malaikat) sebagai anak.” Mahasuci Dia. Sebenarnya mereka (para malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan." (Q.S. al-Anbiya/21: 26)


Dikatakan mulia, karena senantiasa tunduk dan patuh pada Allah Swt., taat pada apa yang diperintahkan-Nya, tak pernah durhaka sekalipun. Firman Allah Swt.


Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (Q.S. at-Tahrim/66: 6)


Juga setiap saat sepanjang waktu para malaikat selalu bersujud dan bertasbih pada Allah Swt.


Dan engkau (Muhammad) akan melihat malaikat-malaikat melingkar di sekeliling ‘Arsy, bertasbih sambil memuji Tuhannya; lalu diberikan keputusan di antara mereka (hamba-hamba Allah) secara adil dan dikatakan, “Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.” (Q.S. az-Zumar/39: 75).


Sifat-sifat lain yang harus diyakini oleh orang yang beriman terkait sifatsifat malaikat adalah bahwa malaikat suci dari sifat-sifat jin dan manusia, seperti hawa nafsu, adanya rasa lapar, tidak makan dan minum, merasakan sakit, dan tidak tidur.


Mengimani tugas-tugas malaikat

Tugas-tugas yang diemban oleh para malaikat, menurut al-Qur’an, antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Membawa kebaikan dan menyebarkan rahmat dari Allah Swt.
  2. Menyampaikan wahyu kepara para nabi dan rasul
  3. Meneguhkan hati para nabi dan kaum mukmin
  4. Mendatangkan azab bagi umat yang zalim dan mengingkari ayat-ayatNya
  5. Menolong manusia dengan memintakan ampun kepada Allah Swt.
  6. Mencatat segala perbuatan manusia
  7. Membantu meningkatkan rohaniah manusia, baik di dunia maupun akhirat


Menjaga Kehormatan Diri Dengan Menjauhi Pergaulan Bebas dan Perbuatan Zina

Menjaga Kehormatan Diri Dengan Menjauhi Pergaulan Bebas dan Perbuatan Zina

Pergaulan bebas dan semua perbuatan yang dapat mengarah ke perzinaan dilarang oleh Islam. Perbuatan tercela ini akan mengakibatkan hancurnya kehidupan pribadi dan merusak tatanan kehidupan masyarakat. Lebih dari itu, pelakunya akan dikucilkan oleh masyarakat dan mendapat laknat dari Allah Swt. dan Rasul-Nya. Islam tidak melarang untuk bergaul dengan banyak orang, tetapi Islam menganjurkan untuk bergaul dengan teman dan sahabat yang berakhlak mulia.


Menurut Islam, pergaulan harus sesuai dengan nilai-nilai Islam serta tidak boleh melanggar norma dan etika. Islam membenci dan melarang pergaulan bebas, yaitu pergaulan yang tidak mempedulikan aturan agama, norma dan etika. Kemuliaan dan kehormatan diri harus dijaga dengan selalu berakhlak mulia. Lebih dari itu, kesempurnaan iman seseorang tercermin dari kesempurnaan akhlaknya.




Banyaknya kasus hamil di luar nikah dan kekerasan seksual terjadi karena lemahnya iman. Kasus-kasus kekerasan seksual juga dipicu oleh gaya berpakaian yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Banyak wanita berpakaian, tetapi seperti telanjang sehingga mengundang terjadinya kemaksiatan.


Islam mengajarkan umatnya agar berpakaian yang menutup aurat. Aurat harus dijaga sebaik-baiknya sebab jika aurat terbuka atau sengaja dibuka untuk dipamerkan berarti telah merendahkan diri sendiri. Oleh karena itu, mari kita berpakaian yang rapi, sopan dan menutup aurat supaya kehormatan tetap tejaga.


وَلاَ تَقْرَبُواْ الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاء سَبِيلاً -٣٢-

Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk. (Q.S. al-Isra’/17:32)


Ayat ini berisi larangan mendekati zina karena zina adalah perbuaan keji dan jalan yang buruk. Zina adalah persetubuhan antara laki-laki dan wanita yang tidak memiliki ikatan perkawinan yang sah. Begitu juga persetubuhan yang dilakukan oleh sesama laki-laki atau pun sesama perempuan disebut perbuatan zina.


Perbuatan tersebut disingkat dengan istilah LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender). Lesbian adalah seorang perempuan yang tertarik dengan perempuan lain. Gay adalah seorang pria yang tertarik dengan pria lain atau sering disebut dengan homoseksual. Biseksual yaitu seseorang yang tertarik baik kepada pria maupun wanita. Sedangkan transgender yaitu orang yang identitas gendernya bukan laki-laki dan bukan perempuan atau gendernya berbeda dengan dokumen yang ditulis oleh dokter di surat kelahiran Sedangkan yang dimaksud perbuatan mendekati zina adalah semua perbuatan yang dapat mengakibatkan pelakunya terdorong melakukan zina.


Memakai pakaian yang tidak menutup aurat juga akan mengundang nafsu syahwat. Sungguh amat disayangkan banyak orang mengumbar aurat dengan berpakaian mini dan ketat


يَا بَنِي آدَمَ لاَ يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم مِّنَ الْجَنَّةِ يَنزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءَاتِهِمَا إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لاَ تَرَوْنَهُمْ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاء لِلَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ -٢٧-


Wahai anak cucu Adam! Janganlah sampai kamu tertipu oleh setan sebagaimana halnya dia (setan) telah mengeluarkan ibu bapakmu dari surga, dengan menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan aurat keduanya. Sesungguhnya dia dan pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah Menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman. (Q.S. al-A’raf/7: 27)


Ayat di atas menceritakan peristiwa terbukanya aurat Adam dan Hawa. Para ulama menyimpulkan bahwa pada hakikatnya menutup aurat adalah fitrah manusia. Sejak semula, Adam dan Hawa tidak dapat saling melihat aurat masing-masing. Hal ini dikarenakan aurat mereka tertutup sehingga mereka sendiri pun tidak dapat melihatnya. Kemudian setan menggoda Adam dan Hawa agar memakan pohon terlarang.


Akibatnya adalah aurat mereka yang semula tertutup menjadi terbuka. Adam dan Hawa menyadari bahwa auratnya terbuka sehingga mereka berusaha menutupinya dengan daun-daun surga. Usaha tersebut menunjukkan bahwa sejak awal penciptaannya manusia memiliki naluri untuk menutup aurat dengan cara berpakaian. Ide untuk membuka aurat adalah ide keliru yang bermaksud menjerumuskan manusia supaya ingkar kepada Allah Swt.


الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا مِئَةَ جَلْدَةٍ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ -٢- 


“Pezina perempuan dan pezina laki-laki, deralah masing-masing dari keduanya seratus kali, dan janganlah rasa belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama (hukum) Allah, jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian; dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sebagian orang-orang yang beriman.” (Q.S. an-Nur/24:2)


Berdasarkan kitab Sahihain melalui riwayat az-Zuhri, dari Ubaidillah ibnu Abdullah ibnu Atabah ibnu Mas’ud, dari Abu Hurairah dan Zaid ibnu Khalid al-Juhani tentang kisah dua orang Badui yang datang menghadap kepada Rasulullah Saw. Salah seorang mengatakan:


”Wahai Rasulullah, sesungguhnya anak laki-lakiku ini pernah menjadi pekerja orang ini dan ternyata anak laki-lakiku ini berbuat zina dengan istrinya. Maka aku tebus anak laki-lakiku ini darinya dengan seratus ekor kambing dan seorang budak perempuan. Kemudian aku bertanya kepada orang-orang yang ‘alim, maka mereka mengatakan bahwa anakku dikenai hukuman seratus kali dera dan diasingkan selama satu tahun, sedangkan istri orang ini dikenai hukuman rajam.” Maka Rasulullah Saw. menjawab: Demi Tuhan yang jiwaku berada di dalam genggaman-Nya, sungguh aku akan melakukan peradilan di antara kamu berdua dengan berdasarkan Kitabullah. Budak perempuan dan ternak kambingmu dikembalikan kepadamu, dan anak laki-lakimu dikenai hukuman seratus kali dera dan diasingkan selama satu tahun. Sekarang pergilah kamu, hai Unais seorang lelaki dari Bani Aslam yang ada di majelis itu kepada istri lelaki ini. (Tanyailah dia) jika dia mengaku, maka hukum rajamlah dia. Maka Unais berangkat menemui istri lelaki Badui itu dan menanyainya. Akhirnya wanita itu mengakui perbuatannya, lalu ia dihukum rajam (dengan dilempari batu-batu sebesar genggaman tangan hingga mati).


Zina dibagi menjadi dua kategori

1. Zina muhshan, yaitu zina yang dilakukan oleh seorang laki-laki atau perempuan yang sudah pernah menikah

2. Zina ghairu muhshan, yaitu zina yang dilakukan seorang laki-laki atau perempuan yang belum pernah menikah atau masih perjaka/gadis. Hukuman zina ghairu muhshan adalah didera seratus kali dan diasingkan selama satu tahun.


“Dari Zaid bin Khalid Al Juhani mengatakan: “Aku mendengar Nabi Saw. menyuruh menghukum orang yang berzina dan dia belum menikah dengan dera seratus kali dan diasingkan selama setahun.” (H.R. Bukhari)


Dampak buruk pergaulan bebas dan perbuatan zina

1) Menimbulkan berbagai jenis penyakit kelamin seperti, misalnya AIDS. Penyakit AIDS adalah penyakit mematikan karena menyerang kekebalan tubuh.

2) Pezina akan dihukum berupa dera (cambuk) sebanyak seratus kali atau dirajam sampai mati. Hukuman ini berfungsi memberikan efek jera kepada pelakunya.

3) Mendapat hukuman sosial dari masyarakat, yaitu dikucilkan oleh masyarakat. Para pezina telah merusak dan mengotori tatanan kehidupan masyarakat, sehingga masyarakat memberikan hukuman sosial kepada mereka.

4) Merusak dan mengaburkan hubungan nasab. Keturunan yang sah menurut Islam adalah anak yang dilahirkan dari pernikahan yang sah. Sedangkan anak hasil perzinaan akan memiliki nasab yang tidak jelas.

5) Menghancurkan masa depan anak. Anak yang lahir dari perbuatan zina akan mengalami tekanan psikologi dan menghadapi kehidupan yang sulit karena tidak memiliki identitas ayah yang jelas.

6) Memicu perbuatan dosa besar yang lain, seperti menggugurkan kandungan, membunuh anak hasil zina, membunuh wanita yang telah hamil karena perzinaan, atau bunuh diri karena malu telah berzina.


Hikmah Pengharaman Pergaulan Bebas dan Perbuatan Zina

Adapun hikmah pengharaman pergaulan bebas dan perbuatan zina adalah :

1) Menjaga harga diri, kehormatan dan martabat kemanusiaan;

2) Menjaga keturunan agar terhindar dari ketidakjelasan nasab;

3) Menjagadiri dari penyakit yang ditimbulkan dari perzinaan, seperti penyakit kelamin dan HIV/AIDS;

4) Menghindari dosa-dosa lain yang diakibatkan setelah melakukan zina, seperti pengguguran kandungan, atau bunuh diri karena malu telah berzina; dan

5) Memberikan efek jera kepada orang lain. Hal ini dikarenakan hukuman berat bagi pelaku zina akan menimbulkan rasa takut mendekati zina


Cara Menghindari Pergaulan Bebas dan Perbuatan Zina

Bagaimanakah cara menghindarkan diri dari pergaulan bebas dan perbuatan zina? Cara-cara efektif yang bisa dilakukan adalah sebagaiberikut.

1) Berpakaian menutup aurat, rapi dan sopan. Dengan berpakaian menutup aurat, rapi dan sopan maka kehormatan diri akan terjaga;

2) Memilih teman bergaul yang saleh sebab teman yang saleh akan mengajak berbuat baik dan saling mengingatkan bahaya perbuatan maksiat;

3) Menghindari tempat-tempat maksiat yang dapat memberikan peluang dan kesempatan untuk berzina. Jika kita sudah berada ditempat maksiat, maka akan sulit berpaling dari berbagai macam kemaksiatan;

4) Hindari perilaku yang menjurus kepada perbuatan zina, seperti berpacaran, berdua ditempat sepi, berciuman, berpelukan dengan lawan jenis, menonton tayangan media yang mengandung pornografi atau membaca bacaan yang mengandung unsur-unsur yang menimbulkan nafsu birahi. Jika seseorang mendekati perilaku yang menjurus kepada zina peluang melakukan perzinaan akan semakin besar;

5) Mengisi waktu dengan berbagai kegiatan positif, seperti membaca buku keislaman, menghadiri majelis taklim, dan aktif dalam organisasi remaja masjid. Waktu yang kosong tanpa kegiatan positif akan menyebabkan seseorang terbawa oleh khayalan, angan-angan kosong dan tergoda oleh hawa nafsu

6) Memperbanyak mengingat Allah Swt. dengan berzikir, membaca alQur’an, serta mohon perlindungan dari Allah Swt. supaya dijauhkan dari bahaya pergaulan bebas dan perbuatan zina.




Meneladani Dakwah Rasulullah SAW. di Makkah (Materi PAI)

Meneladani Dakwah Rasulullah SAW. di Makkah (Materi PAI)

Pada tanggal 17 Ramadan tahun 610 M (13 tahun sebelum hijrah) Nabi Muhammad Saw. yang saat itu berusia 40 tahun mendapat wahyu pertama, yaitu surat al-‘Alaq/96: 1-5. Peristiwa ini menandai diangkatnya Nabi Muhammad Saw. sebagai Rasul. Setelah turunnya wahyu kedua, yaitu surat al-Mudatsir/74: 1-7 Rasulullah Saw. diperintah oleh Allah Swt. untuk berdakwah. Bukanlah hal mudah untuk menyampaikan ajaran tauhid kepada penduduk Makkah. Hal ini dikarenakan mayoritas penduduk Makkah telah memiliki agama, yaitu menyembah berhala.


Masyarakat Arab ketika itu dikenal dengan masyarakat Arab jahiliyah karena masih berada dalam kebodohan. Kebodohan yang dimaksud adalah kebodohan dalam bidang moral, norma, etika, hukum dan agama.


Kondisi Masyarakat Arab Jahiliyah

Berdasarkan asal usul keturunan, penduduk jazirah Arab dapat dibagi menjadi dua golongan besar, yaitu Qahthaniyun (keturunan Qahthan), dan ‘Adnaniyun (keturunan Ismail bin Ibrahim). Pada awalnya, golongan ‘Adnaniyun menduduki wilayah utara, dan wilayah selatan diduduki oleh golongan Qahthaniyun. Namun, seiring perkembangan waktu, kedua golongan itu membaur menjadi satu karena perpindahan dari utara ke selatan dan sebaliknya.


Kondisi masyarakat Arab sebelum Islam dikenal dengan istilah jahiliyah. Masyarakat jahiliyah berarti masyarakat yang masih berada dalam kebodohan. Kebodohan tersebut adalah kebodohan dalam bidang moral, norma, etika, hukum, dan agama.


Jadi, inti dari karakter jahiliyah adalah memiliki sifat keras kepala, mengutamakan hidup jangka pendek, tidak mau merubah perilaku pada perilaku yang benar menurut aturan agama.


Sistem hidup masyarakat jahiliyah sangat ditentukan oleh dua hal, yaitu kekuasaan kesukuan dan kekuasaan ekonomi. Masing-masing suku atau kabilah bersaing untuk menjadi yang paling kuat dan paling disegani. Sumber kekuatan mereka adalah kesetiaan dan solidaritas di antara anggota kelompok. Penduduk Arab jahiliyah memiliki tabiat suka berperang.


Seorang wanita tidak punya hak mewarisi harta peninggalan suaminya, bapaknya atau anggota keluarga lainnya. Apabila terjadi peperangan antarsuku, maka suku yang kalah akan dijadikan budak oleh suku yang menang.


Masyarakat Arab jahiliyah memiliki kebiasaan buruk, di antaranya minum minuman keras, berjudi, dan membunuh. Lebih dari itu, mereka beranggapan bahwa minum minuman keras, berjudi, mencuri, merampok, berzina, membunuh bukan merupakan perbuatan salah. Hal ini merupakan bentuk kejahiliyahan di bidang norma, etika, dan hukum.


Nabi Muhammad Saw. diangkat Sebagai Rasul

Ketika menginjak usia 40 tahun, Nabi Muhammad Saw. lebih banyak mengerjakan tahannuts (menyendiri, menjauhkan diri dari keramaian) daripada waktu-waktu sebelumnya. Pada malam 17 Ramadan atau bertepatan 6 Agustus 610 Masehi, ketika bertahannuts di gua Hira, datanglah Malaikat Jibril menemui Nabi Muhammad Saw. untuk menurunkan wahyu pertama yaitu surat Al-Alaq ayat 1–5. Gua Hira tertelak di jabal Nur (Bukit Cahaya) yang terletak kira-kira dua atau tiga mil sebelah utara kota Makkah.


Substansi Dakwah Rasulullah Saw. di Makkah

a. Mengajarkan tauhid kepada Allah Swt.

Rasulullah Saw. mengajak masyarakat Arab yang saat itu menyembah berhala agar mengesakan (tauhid), menyembah hanya kepada Allah Swt. semata, serta mengakui kerasulan Muhammad Saw. Islam mengajarkan bahwa Allah Swt. adalah Maha Esa, Dialah tempat memohon bagi semua makhluk-Nya, Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada satupun yang menyamai-Nya. 


b. Memperbaiki akhlak masyarakat Makkah

Rasulullah Saw. memperbaiki akhlak masyarakat Makkah yang saat itu terbiasa berperilaku jahiliyah, seperti minum minuman keras, berjudi, berzina, dan membunuh.


c. Menegakkan keadilan dan persamaan derajat

Islam mengajarkan persamaan derajat di antara sesama manusia. Masyarakat Arab jahiliyah saat itu masih membedakan derajat laki-laki dan perempuan, dan antara budak dan majikannya. Semua manusia sama derajatnya di sisi Allah Swt., yang membedakan adalah ketaqwaannya.


d. Mengajarkan adanya hari kiamat

Islam mengajarkan bahwa setelah alam dunia ini hancur dan akan digantikan dengan alam akhirat. Setiap manusia akan diminta pertanggungjawaban atas perbuatan selama mereka hidup di dunia. Bagi yang beramal saleh dan berperilaku mulia akan mendapat balasan surga. Sebaliknya bagi yang bermaksiat dan perilaku tercela akan dibalas dengan neraka.


Strategi Dakwah Rasulullah Saw. di Makkah

a. Dakwah secara sembunyi-sembunyi (selama kurang lebih tiga tahun)

Pada mulanya Rasulullah Saw. menyampaikan ajaran Islam kepada anggota keluarga, sahabat, dan orang-orang yang paling dekat dengan beliau.


Dakwah secara sembunyi-sembunyi berhasil mengislamkan: Khadijah (istri Nabi), Abu Bakar (sahabat dekat Nabi), Ali bin Abi Thalib (sepupu Nabi), Zaid bin Haritsah (budak yang dipelihara Nabi), Utsman bin Affan, Zubair bin Awwam, Sa'ad bin Abi Waqash, Abdurrahman bin Auf, Talhah bin Ubaidillah, Abu Ubaidillah bin Jarrah, Arqam bin Abil Arqam, Fatimah binti Khaththab (adik Umar bin Khaththab) beserta suaminya Said bin Zaid Al-‘Adaw.


Orang-orang yang disebutkan di atas disebut Assabiqunalawwalun (orang-orang yang pertama masuk Islam). Rasulullah Saw. menemui mereka secara perorangan dan mengajarkan Islam dengan sembunyi-sembunyi. Akhirnya mereka memeluk Islam secara sembunyi-sembunyi pula. 


b. Dakwah secara terang-terangan (selama 10 tahun)

Setelah turun ayat Q.S al Hijir ayat 94, Rasulullah Saw. mengundang tokoh-tokoh penting dari kafir Quraisy. Mereka hadir memenuhi undangan tersebut dan terjadi dialog antara Nabi Saw. dengan mereka. Rasulullah Saw. menyampaikan ajaran Islam yang mulia kepada mereka. Pada akhir pertemuan tersebut, mereka mengingkari segala apa yang disampaikan oleh Rasulullah Saw., kecuali paman Nabi Saw.,


Dakwah mulai gencar dilakukan oleh Rasulullah Saw. hingga bergema ke seluruh wilayah kota Makkah. Rasulullah Saw. bangkit berdakwah melawan segala kemusyrikan dan segala bentuk penyembahan kepada selain-Nya. Rasulullah Saw. dengan tegas menyatakan bahwa siapa saja yang menyembah berhala dan menjadikannya penolong. Sungguh mereka berada dalam kesesatan yang nyata. Dakwah ini mendapat rintangan dan mendapat tantanngan dari kaum kafir Quraisy.


Reaksi Kaum Kafir Quraisy

Kaum kafir Quraisy menolak dan menentang ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah Saw. Penolakan dan penentangan ini dipelopori oleh tokoh-tokoh kafir Quraisy, diantaranya Abu Lahab, Abu Jahal dan Abu Sufyan. Ada beberapa faktor yang mendorong kaum kafir Quraisy menentang Islam dan kaum Muslimin, antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Persaingan perebutan kekuasaan
  2. Persamaan hak dan derajat
  3. Taklid kepada nenek moyang


Kaum kafir Quraisy juga melakukan pemboikotan terhadap Nabi Muhammad Saw. dan umat Islam. Kaum kafir Quraisy melarang anggota kelompoknya untuk berbicara dengan orang Islam, melakukan jual beli dengan orang Islam; dan menikah dengan orang Islam.


Penyebab Keberhasilan Dakwah Nabi

Berikut adalah penyebab keberhasilan perjuangan dakwah Rasulullah Saw. di kota Makkah :

  1. Berakhlak mulia
  2. Memiliki analisa sosial yang cerdas
  3. Memiliki niat yang kuat
  4. Penuh kasih sayang
  5. Menyampaikan kebenaran
  6. Menggunakan strategi yang tepat


Hikmah Dakwah Rasulullah Saw. di Makkah

  1. Menumbuhkan keyakinan bahwa Allah Swt. pasti akan menolong hamba-Nya yang sabar, tabah, dan memiliki semangat tinggi dalam berdakwah
  2. Meyakini bahwa semua hidayah datangnya dari Allah Swt., sementara Rasulullah Saw. hanya bertugas menyampaikan risalah.
  3. Islam mengajarkan persamaan hak dan derajat bagi semua manusia. Setiap orang memiliki kedudukan yang sama di sisi Allah Swt., hanya ketaqwaanlah yang menjadi ukuran kemuliaan di hadapan Allah Swt.
  4. Setiap perjuangan dakwah membutuhkan pengorbanan. Rasulullah Saw. dan para sahabat telah mengorbankan harta benda dan jiwa untuk menengakkan ajaran Islam. 


Dakwah Rasulullah di Mekah


Terbiasa Saling Menasehati dan Berbuat Baik (Ihsan) PDF PPT Materi PAI

Terbiasa Saling Menasehati dan Berbuat Baik (Ihsan) PDF PPT Materi PAI

Agama Islam mengajarkan supaya pemeluknya saling menasehati dan berbuat baik terhadap siapa saja. Bahkan kepada makhluk lain pun harus berbuat baik karena saling menasihati dan berbuat baik itu banyak manfaat dan hikmahnya. Di antara manfaat dan hikmat disyariatkan saling menasihati dalam kebaikan itu adalah sebagai berikut.


Mempererat hubungan antara sesama

Nasihat menasihat antara sesama itu dapat menumbuhkan rasa kebersamaan sehingga dapat mempererat hubungan antara satu dengan yang lainnya.


Tergolong orang yang tidak rugi dalam hidupnya

Orang yang saling menasihat dalam kebaikan itu tidak akan rugi dalam hidupnya. Hal ini dijelaskan dalam Surah al-‘Asr sebagai berikut:


Artinya : “Demi masa, sungguh, manusia berada dalam dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran”. (Q.S. al-‘Asr/103; 1-3)


Selalu terkontrol

Akan teringat jika akan berbuat kemaksiatan, sehingga tidak jadi berbuat kemaksiatan, karena diingatkan oleh temannya. Akan memperoleh pahala dari Allah Swt, karena nasihat menasihati itu melaksanakan perintah Allah Swt. Sebagaimana diamanahkan dalam surah al-‘Asr ayat 1-3.


Dalam al-Qur’an surah al-‘Asr, Allah Swt. menjelaskan kepada kita tentang ciri orang beriman, yaitu orang-orang yang saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Artinya, setiap muslim beriman hendaknya berupaya semaksimal mungkin untuk saling mengajak kepada kebaikan, mengajak kepada hal yang akan mendekatkan kepada Allah Swt. dan, melarang dari perbuatan yang tidak disukai Allah Swt.


Salah satu hikmah mengapa kita harus saling menasihati adalah karena setiap orang mendambakan keselamatan hidup. 


berbuat baik ihsan


Gratis PDF Materi PAI Terbiasa Saling Menasehati dan Berbuat Baik (Ihsan) Unduh

Nikmat Kerja Keras & Tanggung Jawab + PPT (Materi PAI)

Nikmat Kerja Keras & Tanggung Jawab + PPT (Materi PAI)

Bekerja merupakan salah satu bagian syarat wajib bagi kita untuk bisa hidup dalam kehidupan. Tidak hanya bekerja keras, tetapi kita juga harus punya motivasi dan tekad yang kuat juga harus bersungguh-sungguh, bekerja keras dan semangat tinggi untuk bisa berhasil bagaimanapun kondisi dan jenis pekerjaan yang sedang dan akan digeluti saat ini. Semua  pekerjaan, apapun itu, jika niat dan usaha kita baik Allah akan memberikan hasil yang baik pula sesuai dengan usaha yang kita lakukan. 


Jangan pernah berpikir dan berimajinasi bahwa Tuhan tidak adil karena pikiran seperti ini justru akan membuat kita kufur dengan apa yang kita miliki, termasuk pekerjaan kita. Kita perhatikan masih banyak orang-orang yang terlunta-lunta mencari pekerjaan. Oleh karena itu, kita saat ini sudah memiliki pekerjaan maka syukurilah dan jalani dengan niat dan tekad yang yang sungguh sungguh. Niat baik untuk memulai usaha adalah karena Allah semata mata melalui doa, usaha dan ikhtiar. Adapun hasilnya percayakan pada Allah Swt. Insya Allah hasil yang didapat akan maksimal.


Kerja keras termasuk salah satu hal yang diajarkan oleh ajaran Islam. Bahkan, umat Islam diwajibkan untuk selalu bekerja keras. Kewajiban untuk selalu bekerja keras ini terdapat dalam Q.S. al-Qashash/28 : 77, 


“Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi. Sungguh Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan”.


Dari ayat al-Qur’an di atas kita mengetahui bahwa kerja keras ternyata juga merupakan kewajiban dalam Islam. Pada ayat tersebut kita diajarkan untuk tidak boleh hanya memikirkan kehidupan akhirat saja, tetapi kita juga harus memperjuangkan kehidupan kita di dunia.

Kedua hal ini, dunia dan akhirat, harus seimbang untuk diperjuangkan tidak boleh hanya memilih akhirat atau dunianya saja. Selain dengan memaksimalkan ibadah kita untuk akhirat, sangat baik pula bagi kita untuk bekerja keras demi kesejahteraan hidup di dunia.


Pengertian Kerja Keras

Kerja berarti melakukan sesuatu kegiatan atau sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah. Kerja yang dilakukan oleh manusia bertujuan untuk memperoleh makanan, pakaian, jaminan, pengakuan, dan kebahagiaan hidup.


Nikmat kerja keras dan tanggung jawab



Kerja keras bermakna melakukan sesuatu kegiatan untuk mencari nafkah dengan sungguh-sungguh. Kerja keras untuk mencapai harapan dan tujuan atau prestasi yang maksimal disertai dengan tawakal kepada Allah Swt., untuk kepentingan dunia maupun akhirat.


Berikut ini saya bagikan kepada kalian yang mungkin memerlukan powerpoint presentasi atau PPT tentang Nikmat Kerja keras dan Tanggung Jawab. Semoga membantu.


Nikmat Kerja Keras dan Tanggung Jawab bagian 1 | Download

Nikmat Kerja Keras dan tanggung Jawab bagian 2 | Download






Dakwah Islam dengan Kearifan & Kedamaian Di Nusantara + PDF

Dakwah Islam dengan Kearifan & Kedamaian Di Nusantara + PDF

Dakwah Islam dengan Kearifan & Kedamaian Di Nusantara - Indonesia merupakan negara kepulauan yang dihuni banyak suku-bangsa. Kemajemukan yang dimiliki bumi Nusantara inilah yang menimbulkan persepsi unik tentang Islam Indonesia.

Jika dibandingkan dengan Islam di negeri Arab (sekalipun nama negara dan kerajaannya berbeda, tetapi asalnya hanya satu bangsa, yaitu Arab), kehadiran Islam Indonesia yang dianut oleh bermacam-macam suku bangsa menjadi khazanah tersendiri.

Dakwah Islam dengan Kearifan & Kedamaian Di Nusantara


Khazanah Islam Indonesia itu, bukanlah suatu pandangan keagamaan melainkan pandangan keumatan. Bukan pula sempalan teologi Islam, tetapi cara pandang penganut dan pengamal ajaran Islam. Kenapa demikian? Masyarakat Nusantara dari sejak lama telah memiliki budaya asli, dan  kearifan lokal yang sangat luhur.

Sebagai penduduk kepulauan yang terbuka masyarakat Nusantara juga sudah berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain di dunia, seperti dengan Arab, Persia, India dan China. Oleh sebab itu, sangat wajar jika umat Islam Indonesia memiliki kekayaan kearifan lokal maupun  kebudayaan yang unik dan berbeda dengan kebudayaan muslim di penjuru dunia lainnya.

Salah satu tanda dasar kearifan lokal dalam kebudayaan besar muslim di Indonesia adalah ciri moderasi (wasatiyah), yaitu menempatkan diri sebagai ummatan wasatan (kelompok tengah) untuk keberlanjutan dan kelangsungan peradaban manusia. Ciri ini telah ada dalam pola penyebaran dakwah islamiyyah semenjak zaman Walisongo yang ditunjukkan mulai  dari budaya arsitektur bangunan, kaligrafi dan seni hias, wayang-tembang dolanan, hingga ritual dan aneka kuliner penyertanya.

Dengan ciri tengahan, semua tampak khas budaya muslim Indonesia sekalipun sumbernya dapat dari mana saja sebab yang paling utama ialah membawa rahmat bagi alam semesta (rahmatan lil ‘āalamin). (Sumber buku: Pendisikan Islam dan Budi Pekerti Kelas XII SMA/SMK 2020/2021).

Masuknya Islam d Nusantara PDF PTT

Berikut adalah file presentasi yang saya buat untuk materi PAI Bab 5 tentang Dakwah Islam dengan Kearifan & Kedamaian Di Nusantara. Saya buat untuk pertemuan pertama, di dalamnya menyinggung masuknya Islam di Indonesia (Nusantara), Strategi dakwah Islam di Indonesia (Nisantara) dan Mengapa Islam mudah Masuk ke Indonesia. Semoga dapat bermanfaat dan digunakan sebagaimana mestinya.

Cara Menggunakan Hashtag di Pinterest Paling Epic

Cara Menggunakan Hashtag di Pinterest Paling Epic

Hashtag selalu digunakan di setiap platform social media seperti Twitter dan Instagram, dan ini juga bukan hal yang baru lagi bagi pengguna internet, dan saya yakin kamu juga sering menggunakannya bukan?


Pinterest hashtag


Sekarang Pinterest dan sosial media yang lain promosi menggunakan hashtag. Tapi yang menjadi pertanyaan, apakah hasilnya oke jika Pinterest menggunakan hashtag untuk mendapatkan lebih banyak keterlibatan dan re-pin di pin Pinterestmu?


Dalam artikel ini saya akan memberimu cara simpel menggunakan hashtag di Pinterest, untuk membantumu mendapatkan lebih banyak keterlibatan, repin dan juga pengunjung blog.


Apa itu Hashtag?

Hastag adalah kata atau frasa yang dimulai dengan simbol atau tanda hash (#), hashtag biasanya memiliki teks berwarna biru dengan tanda # di depannya dan bisa di klik layaknya tautan atau link.


Ketika kamu akan menggunakan hashtag di Pinterest, ini bisa digunakan untuk mengidentifikasi pin-mu pada topik tertentu (topik spesifik).

Menggunakan Hashtag di Pinterest

Ketika kamu menaruh hashtag pada teks deskripsi di Pin baru, akan besar kemungkinan pin-mu akan di klik dan muncul juga pin lain yang menggunakan hashtag sama dengan pin-mu. Dan ini ternyata bekerja di Pinterest sama halnya dengan twitter maupun Instagram.



Tips Pinterest


Kamu bisa menggunakan Hashtag Pinterest dengan dua cara:


1. Mencari hashtag seperti #bloggingtips di kolom pencarian
2. Atau juga bisa dengan cara Klik hashtag dari deskripsi Pin

Entah apapun itu, selalu pin terbaru yang muncul di pencarian teratas, jika kamu mencari atau klik sebuah hashtag. Jadi itu cara bagaimana hashtag sangat mungkin untuk digunakan. Segampang itu, bayangin coba. 😁


Menggunakan Hashtag Pinterest untuk meningkatkan Pin Discovery

Inti terpenting dari menggunakan hashtag pada Pinterest adalah bagaimana caranya agar hashtag tersebut bisa dilihat oleh orang banyak. Ini artinya jika kamu menggunakan hashtag yang relevan dengan pin mu, kamu dengan sangat mudah akan mendapatkan banyak audiens yang datang.


Hal terpenting adalah relevean


Pinterest menyarankan, jika ingin menggunakan hashtag, di alangkah baiknya menggunakan yang spesifik dan deskriptif. Gunakan kata atau frasa yang mendeskripsikan isi atau konten dari Pin. Pinterest merekomendasikan untuk jangan menggunakan lebih dari 20 hashtag per Pin. Ini cara bijak menggunakan hashtag yang relevan di Pinterest.


Tapi sejauh ini saya juga hanya menggunakan kurang lebih 3 sampai 4 hashtag. Pertama saya memang males kalau mengisi deskripsi pin, makannya tidak semua saya isi, menggunakan hastag juga kalau mau hehe 😄.


Tapi saya sarankan gunakan 3 sampai 4 hashtag. Mengapa demikian? Karena kita hanya bisa menulis 500 karakter pada deskripsi pin, dan 50 karakter pertama yang akan di tampilkan di beranda atau feed. Sama seperti halnya deskripsi pos blog.


Gampangnya, selalu taruh poin terpenting atau isi singkat dari Pin tersebut lalu baru letakan hashtagnya setelah deskripsi.


Menempatkan Hashtag Pinterest

Secara pribadi saya meletakan hashtag pada akhir deskripsi pin. Dan selalu gunakan saran pencarian yang muncul pada pencarian Pinterest.


Ketika kamu mencari "skin care" di Pinterest, ini akan menayangkan kata pencarian populer. Nah itulah kata kunci yang bisa kamu gunakan untuk Pinmu.


Pinterest Tips


Ketika kamu klik saran kata kunci, ini akan menampilkan lebih banyak lagi saran pencarian, dan lagi-lagi kamu bisa gunakan saran tersebut untuk menemukan kata kunci relevan, hashtag, judul pin, deskripsi pin.


Mudah kan?


Jika ada pertanyaan silahkan tinggalkan komentar kalian di bawah, dan jangan lupa share tips Pinterestmu di kolom komentar, atau kirim tipsmu ke email: undy.gun@gmail.com dan akan saya publish di Blog dengan namamu 😊