Blogging Tips, Entertainment and Kpop


2019-04-09

Download Game: Orang Dulu Mengunduh Program Komputer dan Game Dari Radio

Jika kalian mendownload Game di zaman sekarang sangatlah mudah. Kalian hanya mengunjungi Steam, Play Store atau situs penyedia Game, baik yang gratis maupun berbayar untuk mengunduh game.

Semua macam game ada disana. Hanya membutuhkan jaringan internet untuk mengunduhnya. Tapi tahukah kalian, kala orang jaman dulu, pernah download game melalui Radio?


Pada tahun 1977 adalah tahun yang penting dalam sejarah komputasi rumah. Di tahun tersebut, komputer pribadi yang digerakkan oleh mikroprosesor pertama di dunia dirilis bukan hanya satu atau dua, tetapi tiga model berbeda oleh tiga produsen berbeda, yaitu: Apple II yang sangat sukses, Commodore PET, dan TRS-80.

Semua komputer ini dan generasi setelahnya memiliki kaset untuk penyimpanan massal, karena hard disk drive masih sangat mahal. Hanya selama tahun 1980-an komputer pribadi mulai menawarkan penyimpanan hard drive, pertama sebagai periferal dan kemudian sebagai drive internal.

Kaset kaset yang digunakan komputer awal ini untuk menyimpan program dan data adalah kaset audio yang sama yang dulu digunakan untuk mendengarkan musik sebelum pemutar musik digital seperti iPod dan smartphone menjadi populer.

Baca juga:



Penggunaan kaset audio sebagai penyimpanan adalah salah satu faktor yang membantu adopsi awal dan pertumbuhan komputer pribadi karena menurunkan total biaya. Tak lama kemudian, anak-anak mulai menukar program dan permainan di kaset audio dengan cara yang sama mereka bertukar musik.

Pada awal 1980-an, para insinyur di organisasi penyiaran Belanda Nederlandse Omroep Stichting (NOS) memiliki gagasan fantastis untuk mendistribusikan program komputer melalui radio.

Karena program dan data disimpan dalam kaset audio, kaset data ini dapat diputar pada pemutar kaset, dan audio yang dihasilkan, yang terdengar sangat mirip modem dial-up, disiarkan melalui gelombang radio.

Pendengar merekam audio ke kaset dan memuat program ke komputer mereka. Program radio bernama "Hobbyscoop" menjadi sangat populer kala itu. Mereka bahkan mengembangkan format baru yang disebut BASICODE untuk memastikan kompatibilitas maksimum antara berbagai komputer pribadi yang tersedia saat itu.

permainan Commodore VIC-20

Perangkat lunak asli yang menyertai Komputer Apple II pada dua kaset. Kredit foto: Jim Abeles / Flickr


Pilihan permainan Commodore VIC-20 di kaset. Kredit foto: Grant Hutchinson / Flickr

Program komputer penyiaran melalui radio berubah menjadi sebuah hobi dan beberapa stasiun radio di berbagai negara Eropa mulai melakukannya. Di Finlandia, acara serupa mengudara di stasiun radio publik YLE. Pada tahun 1985, program percontohan disiarkan dan berhasil diunduh sejauh 600 km dari stasiun.

Di Yugoslavia, sebuah acara yang disebut "Ventilator 202" di Radio Belgrade menjadi sangat populer di kalangan geeks komputer, menyiarkan sekitar 150 program komputer antara tahun 1983 dan 1986. Ini termasuk program untuk perhitungan matematika, program pendidikan singkat, ensiklopedia mini, permainan sederhana dan bahkan sebuah simulator penerbangan.

Pertama kali sebuah program dikirimkan, pembawa acara radio Zoran Modli harus memberi tahu teknisi Radio Belgrade yang bertugas "bahwa untuk beberapa menit berikutnya hanya suara mendesis dan menggeram yang akan terdengar."

Kaloan bisa mendengarkan suara yang dikirim melalui radio. Suara Courtesy KChung Radio

Di Inggris, Joe Tozer dari Radio West muncul dengan gagasan secara mandiri hampir pada saat yang sama. Program pertama yang mereka tayangkan adalah gambar hitam putih berukuran 40 piksel kali 80 piksel dari bintang Charlie's Angels, Cheryl Ladd.

Kemudian, acara yang disebut "Datarama" mulai mentransmisikan semua jenis program yang ditulis khusus untuk acara tersebut termasuk minigames dan aplikasi yang menerjemahkan input keyboard ke dalam kode Morse.

Mendistribusikan program melalui radio berakhirpada pertengahan hingga akhir 1980-an ketika komputasi 8-bit memberi jalan pada komputasi 16-bit. Prosesor baru lebih cepat tetapi mereka juga lapar data, mengkonsumsi lebih dari dua ratus lima puluh kali data sebagai komputer 8-bit.

Kaset tidak bisa menampung data sebanyak itu. Konsekuensinya, penyimpanan kaset menjadi bagian dari masa lalu, dan floppy disk dan hard disk drive menjadi perangkat penyimpanan massal yang disukai. Baru pada pergantian abad ke-21, pengunduhan program secara nirkabel menjadi sangat mungkin, yaitumelalui Wi-Fi.


Be First to Post Comment !
Posting Komentar