2/28/2019

15 Fakta Aneh Tentang Mesir Kuno Yang Bikin Mlongo

Ketika kita ngomongin tentang sejarah Mesir kuno, kita membayangkan piramida, mumi dan harta karun. Kita udah lihat banyak film tentang mumi dan makam firaun dan kita juga tahu kalau orang Mesir yang menciptakan kertas. Tapi masih ada beberapa fakta yang tidak diceritakan oleh para guru di sekolah ๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ. Misalnya, gambar firaun dengan realitanya beda jauh.



Kalian kalau baca artikel ini, mungkian kalian salah satu yang menyukai sejarah dan tahu banyak fakta-fakta sejarah. Tetapi fakta-fakta tentang Mesir kuno ini bikin kita melongo. Apa aja si faktanya? Baca sampai selesai.

Lipstik mereka terbuat dari serangga yang hancur. ๐Ÿ’„
Jadi gaes wanita-wanita zaman Mesir Kuno membuat lipstik dari bahan serangga yang dihaluskan ๐Ÿ˜ฑ. Asam carminic merah yang diekstraksi dari serangga bernama 'cochineal' atau nama ilmiahnya 'Dactylopius coccus' ๐Ÿž. Srangga tadi, dulu digunakan sebagai komponen makeup. Untungnya wanita modern sekarang, tidak seperti Cleopatra, tidak perlu mengekstraksi pewarna 'carmine' untuk menghasilkan riasan. Gak kaya zaman mesir kuno yang kalau pakai lipstik, mereka perlu merebus dan menghancurkan serangga dulu ๐Ÿ’‹.

Firaun menggunakan budak sebagai umpan untuk menyingkirkan lalat.
Kalau kita menyingkirkan lalat, cukup dengan menyemprot semprotan serangga atau menjebaknya dengan lem perangkap serangga. Tapi berbeda dengan Raja Pepi II, dia memiliki budak khusus yang badannya di lumuri dengan madu untuk dijadikan umpan bagi lalat ๐Ÿฏ. Kurang kerjaan banget kan?

Orang-orang menghias makam seperti rumah dan membawa makanan di sana.
Orang Mesir sangat memperhatikan kehidupan setelah kematian. Mereka percaya bahwa setelah kematian, seseorang terus menjalani kehidupan lain dan membutuhkan semua hal yang mereka miliki sebelum dimumikan. Mereka memasukkan produk-produk makeup๐Ÿ’„, peralatan ๐Ÿ‘, makanan ๐Ÿ”, minuman ๐Ÿน, dan bahkan hewan peliharaan ๐Ÿˆ dan budak favorit๐Ÿšถ‍♂️ ke dalam kuburan mereka. WTF!! ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿคฏ

Firaun menderita obesitas
Dalam banyak gambar dari Mesir kuno, kita bisa melihat orangnya sehat-sehat ๐Ÿ’ชdan bugar. Tetapi para ilmuwan telah melakukan analisis x-ray pada mumi dan menyimpulkan bahwa gambar-gambar tersebut jauh dari kenyataan: orang Mesir yang kaya, terutama firaun, sebenarnya gemuk dan tidak sehat ๐Ÿ˜‚. Makanan berbahaya yang diperkaya dengan karbohidrat dan lemak jenuh dan alkohol, berkontribusi terhadap masalah obesitas dan kesehatan.

Proktologis banyak diminati ๐Ÿ‘จ‍⚕️
Seperti yang kita ketahui, orang Mesir memiliki obat yang sangat bagus mengingat sumber daya mereka saat itu. Ada para ahli di berbagai bidang seperti dokter gigi, dokter mata, dan ahli bedah, misalnya. Tetapi proktologis adalah dokter paling populer. Tidak mengherankan mengingat fakta bahwa firaun dan orang kaya menghabiskan banyak waktu untuk makan dan minum. Mereka membutuhkan enema (yang sebenarnya ditemukan di Mesir) dan enteroclysis secara teratur. Beberapa proktologis juga merupakan dokter gigi dan yang mengecek kesehatan saluran pencernaan firaun (bagian bawah). ๐Ÿคฎ

Pria Mesir menggunakan Makeup ๐Ÿคก
Baik wanita maupun pria menggunakan produk makeup di Mesir kuno. Mereka punya 3 alasan untuk ini. Pertama, makeup melindungi kulit mereka dari sinar matahari. Kedua, mereka percaya para dewa Ra dan Horus akan baik terhadap mereka yang menggunakan riasan. Ketiga, rias wajah diyakini bisa menyembuhkan. Di sini, saya sih sepakat untuk alasan pertama dan ketiga. Karena sebuah eyeliner yang mengandung timbal membantu melawan konjungtivitis. Tapi kalau alasan yang dewa-dewa i don't think so dude ๐Ÿ˜….

Anak-anak tidak mengenakan pakaian sampai mereka menjadi remaja ๐Ÿ‘™
Anak-anak tidak mengenakan pakaian atau sepatu. Untuk mencegah pedikulosis, orang tua mencukur rambutnya, meninggalkan kepangan kecil. Anak laki-laki dan perempuan botak dan telanjang hanya mengenakan gelang kaki, gelang tangan, dan kerah.

Orang Mesir memiliki "Percobaan Pernikahan" ๐Ÿ’‘
Di Mesir Kuno, pernikahan tidak memiliki dokumen. Bisa disebut pasangan saat itu juga saat mereka mulai hidup bersama. Namun, pasangan kaya biasanya membuat kontrak yang menguraikan konsekuensi keuangan perceraian. Beberapa kontrak bahkan menyatakan "validitas pernikahan". Dengan demikian, dalam kasus di mana pasangan gagal untuk rukun satu sama lain atau salah satu dari mereka tidak subur, mereka dapat putus tanpa masalah.

Kebanyakan pria mengalami "menstruasi"
Orang Mesir percaya bahwa pria juga mengalami menstruasi. Jika seorang pria tidak memiliki darah dalam urinnya, ia dianggap sakit. Masalahnya, kebanyakan orang Mesir menderita schistosomiasis, penyakit parasit yang menyebar jika bersentuhan dengan air yang terkontaminasi. Skistosomiasis kronis dapat menyebabkan anemia, infertilitas, dan bahkan kematian.

Ada anggapan bersalah di pengadilan
Terlepas dari sistem hukum yang berkembang dengan baik saat ini, ada aturan yang menyatakan bahwa orang yang dituduh itu bersalah sampai terbukti sebaliknya. Untuk mempelajari kebenaran, seorang terdakwa, serta para saksi, disiksa. Ngomong-ngomong, terpidana tidak memiliki pengacara. (Fix saya bingung ๐Ÿคฏ).

Patung yang digunakan untuk memutuskan apa yang harus dilakukan dengan orang yang dituduh bersalah
Pada 1550 SM −1069 SM, para pendeta mulai ikut campur dalam proses peradilan dan ketika hakim merasa sulit untuk menjatuhkan hukuman, patung dewa "membantu" mereka. 2 papirus ditempatkan di depan patung dan menghadap ke arah salah satu dari mereka, memutuskan nasib orang yang dituduh. Bahkan, para imam biasa memanipulasi gerakan patung untuk memenangkan suap๐Ÿคฆ‍♂️.

Mereka tidak pernah bisa lepas dari semua serangga
Saat itu serangga seperti lalat, kutu busuk, nyamuk, dan belalang merusak kehidupan manusia lebih dari hewan liar. Orang-orang berusaha melawan mereka dengan bantuan minyak, bumbu, dan bubuk. Untuk menghilangkan kutu, mereka mencukur rambut mereka. Sayangnya, tidak ada solusi terhadap belalang. Sekawanan belalang dengan jumlqh besar bisa menghancurkan semua tanaman dan meninggalkan ribuan orang tanpa makanan. ๐Ÿฆ—๐Ÿฆ—๐Ÿฆ—๐Ÿฆ—๐Ÿฆ—

Orang kerdil menikmati hak istimewa
Di Mesir kuno, kurcaci dianggap sebagai hadiah dari para dewa, sehingga kurcaci menikmati banyak hak istimewa. Mereka memegang posisi senior di tempat kerja, biasanya mereka menjadi asisten pribadi dan penjaga permata, dan hanya bekerja untuk Keluarga Kerajaan selama Dinasti Pertama.

Orang-orang menggunakan deodoran pada tubuh yang kotor
Iklim yang panas dan kerja fisik yang keras membuat orang-orang berkeringat. Mereka menggunakan 2 metode yang tidak biasa untuk mengatasi masalah ini: pertama, mereka mencukur rambut mereka secara teratur (mereka percaya yang menyebabkan bau adalah rambut mereka). Kedua, mereka menggunakan deodoran yang mengandung bahan-bahan berbeda seperti jarum pinus, kayu manis, jeruk, bunga, dan bahkan telur burung unta. Orang-orang membuat bola dan menyimpannya di ketiak mereka. Bahan dengan bau yang kuat bisa menyembunyikan bau tubuh untuk jangka waktu tertentu.

Laki-laki melecehkan perempuan di jalanan ๐Ÿ™‍♀️๐Ÿ‘
Menurut Herodotus, di Mesir kuno, pria menarik perhatian wanita dengan bersiul. Dia menggambarkan orang-orang itu berada di perahu dalam perjalanan menuju upacara sakral yang diadakan di sebuah kuil. Mereka akan melepas pakaian dan bersiul kepada para wanita. Tetapi tidak ada hukuman untuk pelecehan.

Fakta mana yang paling mengejutkan kalian? Bagikan pendapat kalian dengan komen di bawah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UNDI LIFE © , All Rights Reserved.