2/25/2019

Gambar dari Anak berusia 7 Tahun di Rusia pada Abad ke-13

Lima puluh tahun yang lalu, sebuah kumpulan manuskrip yang ditulis pada kulit pohon birch ditemukan di kota Novgorod, Rusia, letaknya sekitar 200 kilometer selatan Saint Petersburg. Kulit kayu birch sering digunakan pada masa lalu sebagai pengganti kertas, hingga sampai beberapa abad yang lalu merupakan komoditas berharga. Pohon birch banyak tersedia dan dapat dengan mudah dibudidayakan. 

Bahkan, Novgorod dikelilingi oleh hutan birch, yang kulitnya digunakan selama berabad-abad oleh penduduk setempat untuk menulis karena lembut dan mudah untuk media menulis. Potongan tipis kulit pohon birch hampir sama bagusnya dengan kertas bubur kayu, yang tanpa harus di olah terlebih dahulu.

Gambar dari Anak berusia 7 Tahun di Rusia pada Abad ke-13

Naskah-naskah yang ditemukan di Novgorod berasal dari periode antara abad ke-11 dan ke-15. Itu termasuk surat-surat pribadi, dokumen-dokumen yang mengandung transaksi bisnis, surat-surat hukum, daftar belanja, latihan sekolah, pengembalian pajak, surat wasiat, proposal pernikahan, doa, mantra, dan sebagainya. Dokumen-dokumen ini memberi tahu banyak tentang bagaimana kehidupan di Novgorod abad pertengahan. Di antara temuan yang menarik ini adalah koleksi gambar yang dibuat oleh seorang anak laki-laki bernama Onfim πŸ™‹‍♂️.

Onfim hidup di pertengahan abad ketiga belas. Dari tulisan-tulisan dan gambar-gambarnya para ahli arkeologi memperkirakan bahwa ia pasti berusia sekitar enam atau tujuh tahun pada saat gambar-gambar ini dibuat.

Onfim seharusnya mengerjakan pekerjaan rumahnya, termasuk menulis alfabet, mengulang suku kata, dan menulis mazmur. Tapi sangat sering, Onfim membuat gambar dan mencoret-coret halaman kertas.


Dalam contoh ini, Onfim menyalin surat-surat alfabet di sudut halaman, tetapi kemudian dia bosan dan menggambar dirinya sebagai seorang prajurit di atas punggung kuda, pedang di satu tangan dan menusuk musuh dengan tombak di pedang. lain.



Dalam contoh lain, Onfim membalik sepotong kulit yang awalnya bagian bawah keranjang, dan menggambar dirinya menyamar sebagai binatang buas. Dia mengidentifikasi dirinya dengan menulis "Aku binatang buas". Sulit untuk melihat tetapi binatang itu memiliki leher panjang, telinga runcing, dan ekor keriting. Ada semburan api dari mulutnya. Binatang itu tampaknya membawa tanda yang mengatakan "Salam dari Onfim ke Danilo." Diasumsikan Danilo adalah teman dekatnya atau teman sekolahnya. 🀷‍♂️



Orang, kuda, senjata, dan binatang mitos bukan satu-satunya tema yang suka digambar Onfim. Dia juga menggambar segerombolan orang πŸƒ‍♂️πŸƒ‍♂️πŸƒ‍♂️πŸƒ‍♂️πŸƒ‍♂️. Di sini, Onfim mulai menyalin satu bagian tulisan suci, tetapi setelah beberapa kata dia tidak bisa menahan diri untuk menggambar pasukannya di kertas itu πŸ˜….


Di gambar ini, Onfim menggambar Ibunya dan Ayahnya. πŸ‘«



Adegan fantasi lain menggambarkan sosok laki-laki yang berantakan dan sosok lain muncul di atas apa yang tampak seperti kuda. Teks di atas mengatakan, "Tuhan, tolonglah hambamu Onfim!"

Pekerjaan rumah Onfim memberi kita gagasan bagus tentang bagaimana pendidikan bekerja di Novgorod abad ke-13, dan yang mengejutkan, tidak banyak yang berubah dalam 800 tahun terakhir. Anak-anak berlatih alfabet, mengeja suku kata, menulis teks-teks terkenal, khususnya, Mazmur, dan berlatih menulis surat.

Novgorod memiliki populasi yang cukup melek huruf pada waktu itu. Sejumlah besar surat-surat kulit pohon birch membuktikan keaksaraan massa penduduk. Memang, Novgorod, bersama dengan Kiev, adalah kota Rusia pertama yang memiliki sekolah formal. Akibatnya, Novgorod menjadi pusat budaya Rusia yang penting, menyebarkan pengetahuan agama dan terjemahan para penulis asing. Keragaman budaya yang kaya dari orang-orang dari Novgorod abad pertengahan tercermin dalam dokumen-dokumen kulit pohon ini.



Di antara gulungan-gulungan ini adalah catatan dari seorang ayah kepada putranya yang merupakan daftar belanja rutin yang bisa dengan mudah ditulis saat itu.

Bunyinya, "Kirimi saya baju, handuk, celana panjang, tali kekang, dan, untuk saudara perempuan saya, kirim kain." Catatan itu berakhir dengan sedikit humor: "Jika saya masih hidup, saya akan membayarnya." πŸ˜‚

Catatan lain yang ditulis oleh seorang pria bernama Mikita kepada seorang wanita bernama Anna dalam sebuah surat kulit pohon birch yang bertanggal antara tahun 1280 dan 1300 mengatakan, “Menikahlah denganku. Aku ingin kamu, dan aku. "

Lebih dari seribu catatan seperti itu secara ajaib disimpan di tanah yang kekurangan oksigen di Novgorod. Mereka terus berubah selama penggalian dan di lokasi konstruksi hingga hari ini.

Buat kalian yang penasaran dengan tulisan tulisan zaman dahulu yang ditulis di kertas pohon birch. Kalian bisa melihatnya di situs ini http://gramoty.ru/. (Tapi jangan berharap ada bahasa Indonesianya ya Gaes hehe 😁).

Source: Amusing Planet

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UNDI LIFE © , All Rights Reserved.