Passage du Gois: Jalan di Prancis yang Tenggelam Dua Kali Sehari

Le Passage du Gois, masuk sebagai salah satu jalan paling berbahaya yang menghubungkan Beauvoir-sur-Mer di daratan Prancis ke pulau Noirmoutier. Yang membuat jalan ini berbahaya adalah, jalan ini bisa tenggelam oleh air pasang dua kali sehari. Ini merupakan contoh yang menarik dari kekuatan alam yang ganas.

Meskipun ada jalan lintas yang mirip dengan jalan ini di wilayah Jindo di Korea, Passage du Gois unik, karena panjangnya membentang sepanjang 4,5 km. Sebagai perbandingan, jalan lintas di Jindo, Korea, hampir mencapai 3 km.

Passage du Gois adalah fenomena alam yang terkenal di dunia

Le Passage du Gois, kadang-kadang dikenal sebagai Le Passage de Gôa, adalah keajaiban alam yang terkenal di dunia. Terletak antara Île de Noirmoutier dan Beauvoir-sur-Mer di departemen Vendée, Prancis, bagian ini mengarah ke Pulau Noirmoutier yang indah.

Namun, jalan ini selalu tenggelam dua kali setiap hari, dan karenanya hanya bisa dikendarai beberapa jam setiap hari sebelum pulau ditutup. Lebih sering daripada tidak, Passage du Gois terletak tersembunyi di bawah gelombang dengan tinggi 1 hingga 3.9 meter.

Le Passage du Gois
Le Passage du Gois | © Sangitiana Fararano / Flickr

Passage du Gois bisa berbahaya jika kamu tidak hati-hati, apa lagi karena panjang jalan ini membuatnya semakin berbahaya, jika pengendara terjebak banjir di jalan tersebut, akan sangat sulit untuk mencapai daratan, tinggi air setinggi dada orang dewasa.

Le Passage du Gois
Le Passage du Gois tenggelam | © Florian Pépellin / WikiCommons

Ada panel digital khusus yang membuat orang tahu apakah jalan itu bisa dilewati. Panel-panel ini diperbarui secara berkala dengan peringatan permukaan laut dan pengingat batas kecepatan. Tapi tentu saja, tidak semua orang mendengarkan. Terlepas dari tanda-tandanya, ada insiden setiap tahun ketika orang-orang terperangkap oleh pasang cepat air laut dan, kadang-kadang, bahkan merenggut nyawa seseorang.

Karena alasan inilah menara-menara penyelamat yang ditinggikan telah dipasang, menawarkan tempat bagi para penyebrang yang terdampar untuk bertengger sampai air surut, meskipun mobil-mobil yang mereka kendarai tetap hanyut. Karena itu, wisatawan umumnya disarankan untuk tidak menggunakan jalan kecuali benar-benar diperlukan.

Le Passage du Gois
Le Passage du Gois | © Thomas Bresson / WikiCommons

Hampir 10.000 orang tinggal di pulau Noirmoutier sepanjang tahun dan penduduk setempat ini telah belajar untuk menghormati panel peringatan, terutama ketika harus mengangkut pasokan berharga ke seberang daratan.

Noirmoutier tidak selalu terhubung ke daratan

Di masa lalu, satu-satunya cara untuk mencapai pulau Noirmoutier adalah dengan perahu. Namun, selama beberapa abad terakhir, Teluk Bourgneuf di mana Le Passage du Gois berada telah mengendap dan menciptakan jalan lintas.

Le Passage du Gois history
Le Passage du Gois sejarah | © Raphaël Toussaint / WikiCommons

Le Passage du Gois pertama kali disebutkan di peta pada tahun 1701, tetapi baru pada sekitar tahun 1840 layanan reguler antara Île de Noirmoutier dan Beauvoir-sur-Mer dimulai pertama kalinya dengan menunggang kuda dan kemudian dengan mobil.

Jalan lintas pasang surut bahkan ditampilkan di Tour de France,

Menariknya, Le Passage du Gois dua kali tampil dalam perlombaan sepeda Tour de France yang terkenal di dunia. Yang paling baru digunakan pada tahun 2011 sebagai titik awal dari tahap pertama, namun, contoh paling terkenal datang pada tahun 1999.

The Passage menyebabkan kecelakaan besar di Tour de France 1999 karena permukaannya yang basah, menciptakan kekacauan dalam waktu enam menit di peloton. Kecelakaan itu mengakhiri harapan banyak favorit atlet untuk menang, seperti Alex Zülle dari Swiss, yang menempati posisi kedua sebagai hasilnya.

Terlepas dari risiko melintasi jalan ini, banyak pelancong yang tak kenal takut terus berduyun-duyun ke Le Passage du Gois untuk melihat jalan lintas yang spektakuler ini, baik dengan sepeda motor maupun mobil.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.