Benjamin Lasnier: Biodata dan Fakta Lengkap [Indonesia]


Benjamin Lasnier adalah seorang bintang Social Media sekaligus penyanyi yang lahir pada tanggal 2 April 1999. Lasnier lahir di kota Luxembourg, Denmark. Ibunya bernama Merete Lasnier dan saudara kandungnya bernama Amanda, Marius dan Olivia.

Biasanya seorang penyanyi memiliki banyak penggemar setelah debut atau mengeluarkan lagu mereka, tapi beda dengan Benjamin Lasnier, ia sudah memiliki jutaan fans sebelum debut musiknya. pada dasarnya Lasnier lahir di keluarga tanpa latar belakang keluarga musik.

Lasnier awalnya terkenal berkat platform media sosial Instagram, berawal dari postingan selfie-nya hingga sampai sekarang dia menjadi penyayi solo. pada tahun 2013 ia ditawari kontrak rekaman oleh Sony Music Denmark, namun nyatanya setelah berbulan-bulan tidak ada satupun rekaman yang di luncurkan oleh lebel tersebut. dia kemudian berkolaborasi dengan pencari bakat Swedia Peter Swartling dan merilis single pertamanya yang berjudul 'You've Got My number' pada bulan Desember 2014. mendapat popularitas sebagai 'Danish Justin Bieber', sejak saat itu ia merilis sejumlah single, diantaranya adalah 'Everything', 'Chill with You', 'Reckless Love' dan 'Love You Out Loud'. di tahun 2016, Lasnier memenangkan MTV Europe Music Awards untuk kategori 'Best Danish Act'.

Dimulai dengan videonya yang di unggah di Instagram, Benjamin Lasnier sekarang menjadi bintang internasional. namun, sepupunya yang bernama Rebekka-lah yang pertama kali menyakinkan dia untuk membuat akun Instagram pada tahun 2013, saat duduk di sebuah restoran di Denmark. Dia membantu Benjamin membuat akun, setelah itu dia memposting video lucu di Instagram.

Setelah dia menyelesaikan makan pizza-nya di restoran, postingannya di Instagram sudah mendapatkan lebih dari 50 like di videonya. Saat itulah Lasnier menyadari bahwa ia bisa menjadi terkenal di platform media sosial. Dia mulai mengikuti beberap akun bintang instagram untuk belajar dari mereka. Dia mulai mengambil gambarnya dari sudut yang berbeda untuk membuat fotonya terlihat lebih dinamis. Dia terus memposting di instagram secara teratur, dan segera fotonya mulai muncul di halaman populer Instagram. Hanya butuh satu bulan baginya untuk mendapatkan 70 ribu followers di Instagram.

Mengunggah 12 foto sehari di Instagram mungkin kedengarannya tidak terlalu mengejutkan bagi beberapa pengguna media sosial muda di luar sana, tetapi mendapatkan antara 50 dan 60 ribu Likes pada setiap foto yang di upload, tentu saja merupakan prestasi yang hebat. Namun, itu bukan keberuntungan bagi Benjamin Lasnier. Segera setelah ia mulai mendapatkan followers. Benjamin mengambil ketenaran media sosial yang baru ditemukannya sehingga ia menghabiskan waktu berjam-jam untuk mempelajari apa yang dilakukan orang-orang terkenal di media sosial dan ketika orang-orang dari tempat dan waktu yang berbeda aktif di berbagai platform media sosial. Dia tidak hanya memperbaiki isi postingannya, tetapi juga membuat jadwal kapan harus mempostingnya.

Dia bahkan mengatur alarm agar siap untuk para penggemarnya dari berbagai negara. Dengan strategi cerdas ini, ia membawa interaksinya dengan para penggemarnya ke tingkat berikutnya, dan dalam beberapa minggu, jumlah pengikutnya meningkat pesat. Cara uniknya memposting di Instagram, sering kali dengan caption menawan yang didedikasikan untuk para penggemarnya, membuat penggemarnya merasa seperti dia berbicara langsung kepada mereka. fansnya bahkan memiliki nama untuk mereka yaitu 'Benzilers'. Ada kalanya dia populer terutama karena kemiripan fisiknya dengan bintang pop Justin Beiber. Namun, dengan penggemar yang luar biasa mengikuti dan semakin terkenal sebagai penyanyi, ia telah memperoleh identitasnya sendiri sebagai pemain. Lasnier juga sudah memiliki buku yang ditulis kepadanya oleh Katrine Memborg.

Impian Benjamin Lasnier menjadi seorang penyanyi telah menjadikannya kekuatan dan pendorong di balik semua strateginya di media sosial. Setelah mendapatkan ketenaran sebagai "Instagram Boy", dalam upaya untuk mengubah citra, ia bahkan mulai membatasi jumlah selfie yang ia posting di Instagram. Kebetulan, begitu Benjamin mulai memperluas jangkauannya ke industri musik, ia secara bertahap menjadi terlalu sibuk untuk sekedar memposting foto di media sosial. Lasnier yang dulunya memposting puluhan foto sehari di Instagram, sekarang jarang mempostingnya karena fokus pada dunia musik untuk single-single berikutnya.

Dilahirkan pada tanggal 2 April 1999 di Luksemburg, Benjamin dibesarkan di Kopenhagen, Denmark. Ibunya orang Denmark, sementara ayahnya orang Prancis. Dia memiliki tiga adik, Amanda, Olivia, dan Marius. Ibunya, Merete Lasnier, yang mendukungnya dalam mengikuti ambisinya setelah dia mengetahui tentang penggemar besarnya. Dia juga orang yang selalu mendorong anaknya untuk mengabaikan komentar kasar di media sosial.

0 Komentar