Blogging Tips, Entertainment and Kpop

2019-02-11

Gyrobus: Transportasi Umum yang Menggunakan Roda Gila

Kembali pada tahun 1940-an, insinyur Swiss mengembangkan jenis bus listrik baru nol-emisi yang menggunakan flywheel besar (Roda Gila) yang berputar untuk menyimpan energi ketimbang baterai yang dapat diisi ulang. Alasannya sederhana, mereka menginginkan sesuatu yang lebih tenang dan bersih, dan yang terpenting adalah, mereka menginginkan kendaraan yang tidak dibatasi oleh saluran listrik overhead.

Banyak kota di Swiss pada waktu itu memiliki bus troli sebagai angkutan umum yang beroperasi pada rute yang ditentukan sebelumnya dengan tenaga listrik. Tetapi rel membatasi pergerakan dan menjalankan kabel overhead di atas rute baru sangat mahal. Teknologi baterai juga modalnya tidak sedikit.

Gyrobus history
Demonstrasi Gyrobus mengisi roda gila di loadpoint listrik, di Ostend, Belgia, pada tahun 1985. Kredit foto: Smiley.toerist / Wikimedia

Atas alasan tersebut, Bjarne Storsand kepala insinyur Maschinenfabrik Oerlikon, muncul dengan konsep Gyrobus pada tahun 1946. Gyrobus itu ditenagai oleh motor listrik, dan motor itu diberi tenaga listrik oleh generator yang menggunakan flywheel besar yang berputar untuk menyimpan energi. Flywheel berputar di stasiun pengisian menggunakan tiga boom yang terpasang di atap kendaraan.

Setelah flywheel mencapai kecepatan maksimum 3.000 RPM, akan terisi penuh dan bus kemudian dapat menempuh perjalanan sejauh 6 km dengan kecepatan hingga 50 hingga 60 kilometer per jam, tergantung pada beban didalam bus dan rute. Gyrobus di Yverdon-les-Bains kadang bisa berjalan sejauh 10 km dengan sekali pengisian.

Flywheel yang digunakan agak besar, memiliki diameter 160 cm dan berat 1,5 ton, tertutup di dalam ruang kedap udara yang diisi dengan gas hidrogen pada tekanan rendah untuk resistensi yang lebih rendah. Mengisi ulang flywheel dari posisi diam membutuhkan waktu hingga 40 menit, tetapi sekali berputar, menambah energi tambahan pada flywheel hanya memakan waktu dua hingga lima menit.

Semakin tinggi tegangan, semakin kecil waktu pengisian. Stasiun pengisian yang sering ditempatkan di sepanjang rute memastikan terdapat titik pengisian dengan jaraknya selalu sama. Contohnya, rute sepanjang 4,5 km di Yverdon-les-Bains memiliki sebanyak empat titik pengisian daya.

Gyrobus

Memiliki roda gila besar yang berputar di dalam kendaraan menyebabkan beberapa hal yang tidak diinginkan. Efek gyroscopic roda gila menyebabkan bus menolak perubahan orientasi yang menyebabkan situasi yang sangat sulit terutama ketika bergiliran. Di sisi lain, hal ini memang memberikan perjalanan yang sangat rata dan lancar.

Gyrobus digunakan dalam jumlah terbatas di berbagai kota di Swiss, Belgia, dan di Kongo Belgia (kolonial Belgia di Kongo hingga kemerdekaannya pada tahun 1960). Gyrobus yang beroperasi di Léopoldville, Kongo Belgia, menjadi yang terbesar dengan 12 kendaraan yang berjalan di empat rute sekitar 20 km. Léopoldville Gyrobus akan berhasil jika itu bukan untuk para pengemudi yang sering mengambil jalan pintas melintasi jalan yang tidak beraspal dan melewati medan yang kasar yang menyebabkan kerusakan bantalan bola gyro dan keausan lainnya.

Namun, itu adalah konsumsi energi tinggi yang pada akhirnya menyebabkan kematian sistem. Demikian juga, layanan Gyrobus di Ghent, Belgia, dan di Yverdon-les-Bains juga berakhir karena masalah ekonomi. Selain sisi ekonomi, pendapat yang masuk akal oleh para insinyur tentang bahaya memiliki roda baja yang sangat berat berputar dengan kecepatan tertentu, membuat gyrobus ditinggalkan.

Sekarang hanya ada satu gyrobus yang ada, dirawat dan dijaga dengan hati-hati, dan dipajang di Flemish Tram and Bus Museum di Antwerp.

Gyrobus model
Photo credit: Smiley.toerist/Wikimedia

Gyrobus mesin
Mesin Gyrobus di trem Flemish dan museum bus, Antwerpen. Kredit foto: Vitaly Volkov / Wikimedia


NB:
Flywheel atau Roda Gila: roda berat yang berputar pada mesin yang digunakan untuk meningkatkan momentum mesin dan dengan demikian memberikan stabilitas yang lebih besar atau cadangan daya yang tersedia selama gangguan dalam pengiriman daya ke mesin.
Be First to Post Comment !
Posting Komentar